JAMBERITA.COM - Diam-diam mematikan! Penyakit hipertensi atau darah tinggi kini menjadi 'hantu' yang menakutkan bagi warga usia 35 hingga 60 tahun di Desa Tarikan, Kecamatan Kumpeh. Namun, suasana tegang itu berubah menjadi penuh harapan pada Sabtu (22/01/2026).
Pasukan mahasiswa KKN Tematik Universitas Baiturrahim (UBR) mendadak menyerbu desa tersebut dengan membawa 'senjata' ampuh bernama SEBACI (Sehat Bersama Cegah Hipertensi). Apa sebenarnya SEBACI itu?
Banyak yang mengira hipertensi hanya soal mengurangi garam. Namun, di tangan mahasiswa UBR, warga Desa Tarikan diajarkan rahasia yang sering terlupakan yakni pengelolaan stres dan istirahat cukup.
Edukasi ini membuka mata para ibu-ibu dan bapak-bapak bahwa pikiran yang tenang dan tidur yang berkualitas adalah kunci utama menurunkan tensi darah yang membandel. Tidak hanya itu, mahasiswa juga menekankan pentingnya patuh pada anjuran tenaga kesehatan serta disiplin minum obat bagi mereka yang sudah terdiagnosis.
Pihak Universitas Baiturrahim (UBR) Jambi tidak main-main dalam kegiatan ini. Mereka berharap SEBACI bukan sekadar seremoni satu hari, melainkan awal dari perubahan besar. "Kami ingin memperkuat peran UBR sebagai mitra strategis pembangunan kesehatan langsung di tingkat desa. Harapannya, muncul budaya hidup sehat yang berkelanjutan di keluarga-keluarga Desa Tarikan," ungkap perwakilan tim KKN UBR melalui Humas, Desry Haryani AS.
Peserta yang didominasi usia produktif hingga lansia terlihat sangat antusias menyerap ilmu baru ini. Dengan adanya edukasi SEBACI, warga kini punya "tameng" baru untuk melawan komplikasi mematikan akibat darah tinggi seperti stroke dan penyakit jantung. Aksi mahasiswa UBR ini membuktikan bahwa kesehatan masyarakat adalah prioritas, dan perubahan besar selalu dimulai dari langkah edukasi yang tepat di jantung desa.(afm)
SAH Nilai Kebijakan Presiden Prabowo Hadirkan Keadilan Ekonomi bagi Rakyat
DPRD Jambi Dorong Percepatan Tindaklanjut Temuan BPK RI yang Berlarut Sejak 2002 Silam
Bukan Pajangan: Pucuk Merah di Tangan Dosen UNJA Jadi Serum Nano & Teh Herbal yang Siap Dobrak Pasar
Remaja SMPN 42 Muaro Jambi ‘Dicurhati’ Mahasiswa UBR, Bahas Hal Sensitif yang Sering Dianggap Tabu!
Gawat! Junkfood Hantui Siswa SD, Mahasiswa KKN UBR Posko 10 'Turun Tangan' Pakai Grow Map! Kok Bisa?
Rektor UNJA : Waspada ‘Kiamat’ Adab di Era Digital, Pendidikan Moral Tak Cukup Hanya di Kelas!
Kasiter Korem 042/Gapu Tinjau Pembangunan Jembatan di Sarolangun



