JAMBERITA.COM - Kesehatan remaja di lingkungan pendidikan berbasis agama menjadi perhatian serius mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Baiturrahim (UBR) Jambi. Mengambil peran aktif, tim KKN Posko 05 Desa Sakean menggelar penyuluhan edukasi terkait Infeksi Menular pada Remaja di Pondok Pesantren Aliyah Darussalam, Desa Sakean, Jumat (30/1/2026).
Kegiatan ini menjadi langkah preventif strategis untuk memastikan para santri tidak hanya cerdas secara spiritual, tetapi juga tangguh dan paham akan kesehatan fisik mereka sendiri.
Penyuluhan yang berlangsung hangat ini mengusung metode interaktif. Materi yang disampaikan mencakup pemahaman mendalam mengenai jenis-jenis infeksi menular, cara penularan, hingga mengenali tanda dan gejala sejak dini. Menariknya, materi dikemas agar tetap sejalan dengan nilai-nilai agama dan norma sosial yang berlaku di lingkungan pesantren.
Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Posko 05 Desa Sakean, Ibu Nurbaiti, S.ST., M.Kes, menekankan bahwa masa remaja adalah fase krusial di mana edukasi kesehatan harus masuk secara tepat sasaran. ?"Kami ingin para santri di Ponpes Aliyah Darussalam memiliki benteng pengetahuan yang kuat. Dengan memahami cara pencegahan infeksi menular, mereka bisa tumbuh menjadi generasi yang bertanggung jawab terhadap diri sendiri dan lingkungan," jelasnya.
Ruang pertemuan dipenuhi dengan partisipasi aktif, terutama saat sesi diskusi dan tanya jawab dibuka. Banyak santri yang mulai menyadari bahwa perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) adalah kunci utama mencegah penyakit menular. Santri diajarkan langkah konkret pencegahan yang mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari di asrama.
"Kegiatan ini mendorong terciptanya lingkungan pesantren yang lebih sehat dan peduli terhadap isu-isu kesehatan remaja," ungkap salah satu mahasiswi KKN UBR Jambi.
Kegiatan ini merupakan bukti nyata dari program KKN Tematik Universitas Baiturrahim Jambi dalam mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat di pelosok desa. Melalui edukasi di Desa Sakean, mahasiswa diharapkan mampu menjadi jembatan informasi kesehatan bagi generasi muda.
Harapan besar tertumpu pada para santri Aliyah Darussalam agar mampu menerapkan perilaku hidup sehat secara konsisten. Dengan santri yang sehat, Desa Sakean pun akan memiliki masa depan yang lebih cerah.(afm)
20 Ton Kopi Fine Robusta asal Kerinci Diekspor ke Tiongkok, Pemprov Dorong Lewat Pelabuhan Jambi
Dosen UNJA, Anak Pasangan Lulusan SD-SMP yang Kini Menjelma Jadi Ilmuwan Kebanggaan Jambi
Modal Limbah Murah, Mahasiswa UNJA Sukses Bikin Pakan Ikan Alternatif yang Bikin Untung Selangit!
Sinergi Mahasiswa KKN UBR dan Warga Sumber Jaya: Gotong Royong - Tanam Sereh demi Desa Sehat
Mahasiswa KKN UBR Gelar Penyuluhan SEHATI untuk Warga RT 04 Sumber Jaya
Langkah Berani UNJA: Siapkan Tranpormasi Menuju FISIP 2028, 3 Prodi Baru Disetutuji
Perancang Kanwil Kemenkum Jambi Kawal Penuntasan Ranperda Insentif & Kemudahan Penanaman Modal

