JAMBERITA.COM - Sebagai bentuk pengabdian nyata kepada masyarakat, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Baiturrahim (UBR) Jambi menggelar aksi promotif dan preventif kesehatan di Desa Sipin Teluk Duren.
Kegiatan ini menghadirkan pakar kesehatan, Dr. Ariyanto, SKM, M.Kes, untuk memberikan edukasi mendalam mengenai pencegahan penyakit menular, khususnya Filariasis atau penyakit kaki gajah.
Langkah ini diambil untuk membekali warga dengan pengetahuan mandiri dalam menghadapi ancaman penyakit menular dan tidak menular di lingkungan pedesaan.
Dalam sesi edukasi yang berlangsung interaktif tersebut, Dr. Ariyanto memaparkan materi komprehensif mulai dari definisi penyakit, cara penularan melalui gigitan nyamuk, hingga faktor risiko yang sering diabaikan oleh warga.
"Edukasi ini kami rancang agar masyarakat tidak hanya sekadar tahu, tapi paham bagaimana cara memutus rantai penularan Filariasis secara mandiri dari lingkungan rumah mereka sendiri," ujar Dr. Ariyanto di sela-sela kegiatan bersama mahasiswa KKN UBR.
Selain pemaparan teori, mahasiswa KKN UBR turut mendampingi warga dalam mensimulasikan penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Beberapa poin utama yang ditekankan dalam sosialisasi ini meliputi:
1. Manajemen Lingkungan: Mengelola genangan air yang menjadi sarang nyamuk.
2. Proteksi Diri: Penggunaan kelambu saat tidur dan penggunaan lotion anti-nyamuk.
3. Partisipasi Aktif: Mengajak warga rutin mengikuti kegiatan posyandu dan program kesehatan desa.
Dr. Ariyanto berharap kolaborasi antara akademisi, mahasiswa, dan warga desa ini dapat menciptakan dampak jangka panjang. Pengetahuan yang didapat diharapkan mampu mengubah perilaku masyarakat menjadi lebih sehat dan waspada terhadap kebersihan lingkungan.
"Dengan sinergi ini, kami ingin derajat kesehatan masyarakat Desa Sipin Teluk Duren meningkat secara berkelanjutan. Mahasiswa KKN menjadi jembatan informasi yang efektif agar pesan kesehatan ini sampai ke seluruh lapisan keluarga," tambahnya.
Kegiatan ini mendapat antusiasme tinggi dari warga desa yang berharap program serupa dapat terus dilaksanakan untuk menjaga desa mereka dari ancaman penyakit endemik.(afm)
20 Ton Kopi Fine Robusta asal Kerinci Diekspor ke Tiongkok, Pemprov Dorong Lewat Pelabuhan Jambi
Dosen UNJA, Anak Pasangan Lulusan SD-SMP yang Kini Menjelma Jadi Ilmuwan Kebanggaan Jambi
Modal Limbah Murah, Mahasiswa UNJA Sukses Bikin Pakan Ikan Alternatif yang Bikin Untung Selangit!
Cetak Generasi Emas, Mahasiswa KKN UBR Bekali Ibu-Ibu Desa Muara Kumpeh Jurus Ampuh Cegah Stunting
KKN UBR Jambi Edukasi Remaja Putri Desa Muara Kumpeh Terkait Kespro dan Bahaya Pernikahan Dini
Wujudkan Lingkungan Sehat, Mahasiswa KKN UBR Jambi Gerakkan Budaya Gotong Royong di Desa Ramin
Perancang Kanwil Kemenkum Jambi Kawal Penuntasan Ranperda Insentif & Kemudahan Penanaman Modal

