Maulana Tegaskan Pelayanan Perumdam Tirta Mayang Harus 24 Jam dan Bebas Keluhan Viral



Sabtu, 28 Maret 2026 - 20:29:22 WIB



Foto : Walikota Jambi/ist.
Foto : Walikota Jambi/ist.

JAMBERITA.COM - Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., menginstruksikan jajaran Direksi Perumdam Tirta Mayang periode 2026-2037 untuk melakukan transformasi besar-besaran dalam pelayanan air bersih. Hal ini ditegaskan Maulana saat melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) ke kantor Perumdam Tirta Mayang didampingi Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A., Kamis (26/03/2026).

Dalam arahannya, Wali Kota menekankan bahwa fokus utama pemerintah daerah saat ini adalah memastikan distribusi air bersih kepada masyarakat bisa mencapai 24 jam penuh. Selain durasi, ia juga menyoroti kecepatan respons petugas terhadap kendala di lapangan.

"Respon terhadap pengaduan masyarakat harus ditindaklanjuti dengan segera. Jangan menunggu sampai viral baru bergerak. Ini harus menjadi budaya kerja yang cepat dan tanggap," tegas Maulana di hadapan jajaran manajemen Perumdam Tirta Mayang.

Maulana memaparkan bahwa peluang pengembangan Perumdam Tirta Mayang masih sangat terbuka lebar. Berdasarkan data, saat ini baru tersedia sekitar 107 ribu sambungan rumah, sementara total rumah tangga di Kota Jambi mencapai kurang lebih 250 ribu unit.

Angka tersebut belum termasuk sektor usaha seperti hotel, mal, dan restoran yang terus tumbuh. Untuk menangkap peluang tersebut, Wali Kota mendorong adanya inovasi pelayanan dan pembukaan ruang kolaborasi dengan pihak ketiga atau investor.

"Ini adalah peluang pasar yang sangat besar yang harus ditangkap. Saya juga meminta pemetaan distribusi air dilakukan secara merata agar tidak ada lagi ketimpangan tekanan air, di mana satu wilayah lancar sementara wilayah lain hanya menetes," ujarnya.

Selain urusan distribusi, efisiensi perusahaan menjadi sorotan utama. Maulana mengungkapkan bahwa tingkat kebocoran air (Non-Revenue Water) saat ini masih berada di angka 35 persen. Ia menginstruksikan adanya perbaikan infrastruktur, terutama pada jaringan pipa tua, untuk menekan kerugian pendapatan perusahaan.

Senada dengan Wali Kota, Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, menekankan pentingnya pemeliharaan preventif. Menurutnya, manajemen tidak boleh bekerja dengan pola "pemadam kebakaran" yang baru bergerak saat terjadi kerusakan.

"Perawatan dan perbaikan harus dilakukan secara rutin dan terencana. Di era digital ini, tata kelola keuangan yang akuntabel dan pemanfaatan teknologi untuk mempermudah pelayanan adalah sebuah keharusan," pungkas Diza.

Meski memberikan sejumlah catatan kritis, Pemkot Jambi tetap memberikan apresiasi atas kinerja Perumdam Tirta Mayang yang dinilai lebih baik dalam menangani keluhan pelanggan selama masa Ramadan hingga Idul Fitri tahun ini dibandingkan periode sebelumnya.(afm)





Artikel Rekomendasi