JAMBERITA.COM - Mahasiswa Program Studi Kehutanan, Fakultas Pertanian Universitas Jambi (UNJA), melakukan aksi nyata dalam mengedukasi generasi muda tentang pentingnya menjaga ekosistem pesisir. Melalui kegiatan sosialisasi bertajuk "Hutan Ajaib di Tepi Laut", mereka menyambangi SMP Negeri 17 Kota Jambi Rabu (1/4/2026) untuk mengenalkan peran krusial hutan mangrove.
Kegiatan ini digagas sebagai respon terhadap pentingnya menjaga keberlanjutan sumber daya alam Jambi, mengingat provinsi ini memiliki kawasan mangrove yang strategis di pesisir Timur Sumatera.
Dalam paparan materinya, mahasiswa menekankan bahwa mangrove bukan sekadar kumpulan pohon di pinggir pantai, melainkan "pabrik kehidupan" yang memiliki fungsi multidimensi.
Seperti fungsi ekologis sebagai habitat beragam biota laut dan penyerap karbon. Fungsi ekonomi sebagai potensi pengembangan ekowisata yang berkelanjutan dan fungsi perlindungan, benteng alami dari abrasi dan ancaman tsunami.
Para siswa kelas VII tampak antusias mengenal lebih dekat kekayaan alam daerahnya, terutama kawasan mangrove di Kabupaten Tanjung Jabung Timur dan Tanjung Jabung Barat yang menjadi primadona pesisir Jambi.
Untuk memastikan materi terserap dengan baik, tim mahasiswa UNJA menerapkan metode evaluasi saintifik menggunakan pre-test dan post-test.
Hasilnya cukup signifikan. Mayoritas peserta mengalami peningkatan nilai yang drastis setelah pemaparan materi. Hal ini membuktikan bahwa pendekatan edukasi interaktif mampu mengubah persepsi siswa terhadap pentingnya menjaga kelestarian hutan mangrove dan potensi ekowisata di masa depan.
Kegiatan tidak hanya berjalan satu arah. Sesi diskusi interaktif menjadi ruang bagi siswa untuk beraspirasi mengenai peran mereka sebagai generasi muda. "Kami ingin siswa tidak hanya sekadar tahu, tapi punya rasa memiliki (sense of belonging) terhadap alam Jambi. Karakter peduli lingkungan ini harus dibentuk sebelum mereka terjun ke masyarakat," ujar salah satu penyelenggara dari Program Studi Kehutanan UNJA.
Pihak penyelenggara berharap kegiatan ini menjadi pemicu munculnya gerakan-gerakan lingkungan lainnya di sekolah-sekolah di Kota Jambi. Dengan memahami kaitan erat antara kehutanan dan kualitas kehidupan, diharapkan generasi muda Jambi mampu menjadi garda terdepan dalam menjaga keberlanjutan alam untuk masa depan yang lebih baik.
Penulis : Mahasiswi Program Studi Kehutanan- Fakultas Pertanian UNJA, Ike Apria Ananta & Dwi Akila Nazwa.
Siswa SMPN 11 'Melek' Hutan! Mahasiswa UNJA Bongkar Rahasia Cuan dari Pohon Tanpa Harus Menebang?
Mahasiswa Kehutanan UNJA Kenalkan 'Hutan Ajaib di Tepi Laut' ke Siswa SMPN 17 Kota Jambi
Respon Rektor UNJA Prof Helmi, Tindaklanjuti Intruksi Pusat Terkait Efesinsi Anggaran
UNJA Terapkan WFH Tiap Jumat, Prof. Helmi: Hemat Energi Tanpa Toleransi Penurunan Kinerja
Perluas Akses, UBR Jambi dan Pemkab Muara Enim Sepakati Kerja Sama Tridharma Perguruan Tinggi
Bukan Hanya Wamendagri, Rektor UNJA Prof Helmi Malah 'Diserbu' Mahasiswa


Sekda Sudirman Buka Rakerda Pramuka 2026: Fokus Evaluasi Strategi, Kaderisasi Pemimpin Muda



