Antisipasi Kemarau, Pemkab Batang Hari Gelar Apel Siaga Karhutla 2026



Senin, 11 Mei 2026 - 13:27:52 WIB



JAMBERITA.COM - Pemerintah Kabupaten Batang Hari resmi menetapkan status siaga dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan. Hal ini ditandai dengan digelarnya Apel Siaga Darurat Bencana Karhutla Kabupaten Batang Hari Tahun 2026 yang berlangsung khidmat di Lapangan Ex MTQ, Muara Bulian, Rabu (07/05/2026).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Asisten III Setda Bidang Administrasi Umum, Asri Yonalsyah, A.P., M.E., yang bertindak sebagai Inspektur Upacara. Hadir pula mendampingi, Asisten II Setda Bidang Perekonomian dan Pembangunan, H. Isah, S.Sos., M.Ag., serta jajaran unsur Forkopimda Kabupaten Batang Hari.

Dalam amanatnya, Inspektur Upacara menegaskan bahwa apel ini bukan sekadar seremonial, melainkan langkah konkret kesiapsiagaan memasuki musim kemarau. Penekanan utama diberikan pada penguatan koordinasi, deteksi dini, dan kecepatan respons seluruh personel di lapangan.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kadiskominfo) Kabupaten Batang Hari, Amir Hamzah, menyampaikan bahwa keterbukaan informasi dan koordinasi cepat antarinstansi menjadi kunci utama dalam penanganan Karhutla tahun ini.

"Sesuai arahan dalam apel tadi, kami di Diskominfo akan memastikan alur informasi dan komunikasi antar sektor berjalan cepat. Deteksi dini harus didukung oleh pelaporan yang akurat agar tim di lapangan, baik BPBD, TNI, maupun Polri, bisa bertindak segera sebelum api meluas," ujar Amir Hamzah saat dikonfirmasi di lokasi acara.

Setelah upacara, dilakukan pengecekan intensif terhadap kesiapan personel dan sarana prasarana (sarpras). Petugas gabungan yang disiagakan terdiri dari, BPBD Kabupaten Batang Hari, TNI dan Polri, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), ?Satpol PP dan Dinas Kesehatan dan instansi terkait lainnya.

Pengecekan ini bertujuan memastikan seluruh alat pemadam, kendaraan operasional, hingga peralatan pendukung lainnya dalam kondisi laik pakai dan siap diterjunkan ke titik koordinat hotspot.

Apel ini diharapkan mampu memperkuat sinergi lintas sektoral guna meminimalisir dampak kabut asap dan kerusakan ekosistem di wilayah Kabupaten Batang Hari.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan dari Kejaksaan Negeri Batang Hari, Pabung Kabupaten Batang Hari, Polres Batang Hari, Kalaksa BPBD beserta staf, serta jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Dengan dilaksanakannya apel siaga ini, Pemerintah Kabupaten Batang Hari mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar, terutama saat memasuki puncak musim kemarau mendatang.(afm)





Artikel Rekomendasi