JAMBERITA.COM - Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Jambi (UNJA) mendesak percepatan pembangunan jalan dua jalur di kawasan Mendalo Darat–Simpang Sungai Duren, Kab Muaro Jambi. Desakan itu disampaikan langsung oleh Presiden BEM UNJA, Rahmad Dzaki, dalam rapat pembahasan usulan percepatan pembangunan jalan dua jalur Mendalo yang digelar di Kantor Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Jambi, Kamis (7/5/2026).
Dalam kesempatan itu, Rahmad Dzaki menyerahkan langsung dokumen kajian mahasiswa kepada anggota DPR RI Komisi V Dapil Jambi, Edi Purwanto, S.H.I., M.Si. Sebelumnya, BEM UNJA juga telah secara resmi menyerahkan surat usulan pelebaran jalan bernomor 003/A/BEM-UNJA/V/2026 kepada Kementerian Pekerjaan Umum RI yang ditandatangani Presiden BEM UNJA Rahmad Dzaki dan Sekretaris Jenderal Habib Al Muqorri FM, serta diketahui oleh Rektor UNJA Prof. Dr. Helmi, S.H., M.H. dan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Prof. Dr. Fauzi Syam, S.H., M.H.
Kondisi jalan nasional yang menjadi akses utama menuju kawasan kampus UNJA dan UIN STS Jambi ini dinilai sudah tidak mampu menampung volume kendaraan yang terus meningkat. Berdasarkan data Satlantas Polres Muaro Jambi, sepanjang 2024 hingga April 2026 tercatat 91 kasus kecelakaan lalu lintas di jalur tersebut dengan 12 korban meninggal dunia.
Pada 2024 terjadi 29 kecelakaan dengan 5 korban meninggal. Angka itu meningkat pada 2025 menjadi 44 kecelakaan dengan 5 korban meninggal. Sementara hingga April 2026, telah terjadi 18 kecelakaan dengan 2 korban meninggal, 1 luka berat, dan 24 luka ringan. Yang memprihatinkan, sekitar 80 persen korban merupakan civitas akademika UNJA dan UIN STS Jambi.
“Setiap tahun korban terus bertambah, tapi penyelesaiannya selalu terhambat alasan klasik: anggaran dan pembebasan lahan. Sementara mahasiswa mempertaruhkan keselamatan mereka setiap hari di jalan ini,” tegas Rahmad Dzaki.
Kepadatan lalu lintas di jalur ini diperparah oleh tingginya aktivitas akademik di kawasan kampus. Jumlah mahasiswa UNJA pada tahun ajaran 2025/2026 tercatat lebih dari 29.000 orang, sementara mahasiswa UIN STS Jambi mencapai hampir 20.000 orang, belum termasuk dosen, staf, dan pekerja kampus.
Selain itu, meningkatnya arus logistik yang melintas melalui pintu Tol Pijoan turut memperburuk kondisi lalu lintas di ruas jalan yang merupakan satu-satunya akses utama menuju Kota Jambi dan provinsi lainnya setelah keluar pintu tol tersebut.
BEM UNJA menegaskan sejumlah alasan mendesak perlunya pelebaran jalan, di antaranya tingginya keresahan masyarakat dan civitas akademika, kebutuhan mendesak peningkatan keselamatan pengguna jalan, serta dukungan terhadap kelancaran aktivitas pendidikan dan perekonomian kawasan kampus.
Menanggapi itu, Edi Purwanto menegaskan komitmennya untuk mengawal proses pembangunan hingga tahap realisasi. “Ini bukan sekadar proyek jalan. Ini menyangkut keselamatan masyarakat dan masa depan kawasan pendidikan di Jambi. Kami akan kawal mulai dari Feasibility Study, Detail Engineering Design, hingga dukungan anggaran pusat,” kata politisi PDI Perjuangan tersebut.
BEM UNJA juga menembuskan surat usulan ini kepada Bupati Muaro Jambi Bambang Bayu Suseno, serta Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Wilayah Jambi, sebagai bentuk dorongan agar penanganan masalah ini dilakukan secara lintas sektor dan berkesinambungan. Mahasiswa menegaskan bahwa pelebaran jalan bukan lagi sekadar kebutuhan infrastruktur, melainkan bentuk nyata tanggung jawab negara dalam menjamin keselamatan warganya.(afm)
Perkuat Sinergi Daerah, Kanwil Kemenkum Jambi Mantapkan Kerja Sama dengan Pemkab Tanjab Barat
Rayakan Penurunan Aplikator Jadi 8%, Ratusan Driver Ojol Jambi Gelar Syukuran Bersama Edi Purwanto
Dekan FEB UNJA Dorong Mahasiswa Jadi Inovator Pengawal Integritas Keuangan
DPD PDI Perjuangan Jambi Rampungkan Musancab dan Pelantikan 144 PAC, Target Menang Pemilu 2029
Tonggak Baru Gen-Z di Politik Jambi: Salsabila Alethea Resmi Jabat Waka PAC PDIP Alam Barajo
Kawal Aspirasi Rakyat, Edi Purwanto Akselerasi Pembangunan Jalur Dua Mendalo–Pijoan


Perkuat Sinergi Daerah, Kanwil Kemenkum Jambi Mantapkan Kerja Sama dengan Pemkab Tanjab Barat


