Luke Anthony Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Perkuat Timnas Menuju Piala Dunia 2030



Kamis, 16 Juli 2026 - 15:13:59 WIB



Foto : Menkum RI Supratman Andi Agtas (Kanan).
Foto : Menkum RI Supratman Andi Agtas (Kanan).

JAMBERITA.COM - Pesepakbola muda asal Hawaii, Amerika Serikat, Luke Anthony Vickery, resmi menyandang status sebagai Warga Negara Indonesia (WNI). Pengambilan sumpah kewarganegaraan dipimpin langsung oleh Menteri Hukum RI, Supratman Andi Agtas, di Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Sydney, Australia, pada Kamis (16/7/2026).

Menteri Hukum RI berharap bergabungnya Luke dapat mendongkrak performa Tim Nasional (Timnas) Indonesia agar mampu menembus ajang sepak bola paling bergengsi di dunia. "Saya berharap Luke bisa berjuang bersama dengan pemain timnas lain untuk bahu-membahu mewujudkan keinginan Bapak Presiden Prabowo Subianto dan masyarakat Indonesia untuk tampil di Piala Dunia 2030," ujar Supratman.

Profil Singkat Luke Anthony Vickery, Usia: 19 Tahun, Tempat Lahir: Kailua, Honolulu, Hawaii, Klub Saat Ini: Macarthur FC (A-League/Liga Utama Australia), Klub Sebelumnya: Western United (A-League) Garis Keturunan: Nenek dari pihak ibu lahir di Medan, Sumatera Utara, pada 3 Desember 1937.

Perjalanan Panjang Proses Naturalisasi : Proses naturalisasi pemain muda berbakat ini telah melewati berbagai tahapan birokrasi yang ketat sebelum akhirnya resmi dikukuhkan Awal 2026: PSSI mengajukan usulan naturalisasi Luke melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

Kajian ketat, Luke lolos seleksi administrasi dan kajian Tim Pemeriksa Peneliti Pemberian Kewarganegaraan (TP3K) lintas kementerian.

Pada 17 Juni 2026, DPR RI memberikan rekomendasi persetujuan yang kemudian diajukan ke Presiden untuk penetapan keputusan dan 16 Juli 2026 resmi mengambil sumpah janji setia sebagai WNI di Sydney.

Menanggapi resminya status baru tersebut, Luke Vickery mengaku sangat antusias dan siap memberikan performa terbaiknya demi lambang Garuda di dada."Saya bersama tim siap untuk membawa Indonesia tampil di Piala Dunia 2030," tegas Luke.

Agenda pengambilan sumpah ini juga dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, antara lain Sekretaris Jenderal Kementerian Hukum RI Nico Afinta, Wakil Duta Besar RI untuk Australia Lintang Paramitasari Parnohadiningrat, serta Kepala KJRI Sydney Pendekar Muda Leonard Sondakh.(afm)





Artikel Rekomendasi