JAMBERITA.COM–PetroChina International Jabung Ltd. mewujudkan komitmen dalam bidang pendidikan melalui beasiswa penuh untuk empat mahasiswa asal Tanjung Jabung Barat, Jambi, selama pendidikan delapan semester di Politeknik Energi dan Mineral (PEM) Akamigas Cepu.
M. Bagas Sultan Abighail (Teknik Mesin Kilang, IPK 3,61), Tito Antonio Jr (Teknik Mesin Kilang, IPK 3,60), Nada Aqilah Izzatinnisa (Teknik Instrumentasi Kilang, IPK 3,62), dan M. Daffa Raswiansyah (Logistik Minyak dan Gas, IPK 3,56) menjadi empat dari 207 mahasiswa yang lulus sebagai Sarjana Terapan PEM Akamigas Tahun Akademik 2025/2026.
Vice President Business Support PetroChina, Alfiani, bersama Communication Manager PetroChina, Afdal, dan Kepala Departemen Formalitas dan Komunikasi SKK Migas Sumbagsel Safe’i menghadiri proses wisuda yang dilaksanakan pada 18 Juli 2026.
Wisuda ini disaksikan oleh Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM, Ahmad Erani Yustika, mewakili Menteri ESDM, perwakilan dari pemerintah daerah, pimpinan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS), serta pelaku industri energi nasional dan multinasional.
“Program beasiswa untuk pelajar asli dari wilayah sekitar Blok Jabung adalah potensi lokal yang harus didukung secara maksimal. Melalui inisiatif ini, kami ingin membuka pintu kesempatan pendidikan tinggi bagi putra-putri daerah berbakat agar mereka dapat berkembang dan bersaing di kancah nasional, bahkan internasional,” ujar Alfiani.
“Fokus utama kami bukan sekadar memberikan bantuan finansial selama masa pendidikan, melainkan mendukung terciptanya generasi muda siap kerja yang kompetensinya sesuai dengan kebutuhan nyata di sektor energi,” Alfiani menambahkan.
Program beasiswa pendidikan bagi mahasiswa asal Tanjung Jabung Barat di PEM Akamigas Cepu telah berjalan selama dua periode. Pada periode pertama (2019–2023), beasiswa pendidikan diberikan untuk sembilan mahasiswa, dan periode kedua (2022–2026) untuk empat mahasiswa. Biaya pendidikan untuk keempat mahasiswa di program beasiswa periode kedua mencapai sekitar Rp 1,86 miliar, yang mencakup biaya kuliah dan akomodasi di asrama selama delapan semester.
Direktur PEM Akamigas, Erdila Indriani, dalam laporannya menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil dari penguatan kurikulum vokasi berbasis Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) yang dipadukan dengan program magang industri wajib selama enam bulan, serta didukung oleh sinergi erat bersama mitra industri, termasuk PetroChina.(*)
Dirut Pertamina Patra Niaga Pastikan Layanan SPBU di Palembang Berjalan Optimal
Perkuat Manajemen ASN & Akses Keadilan, Kakanwil Kemenkum Jambi Ikuti Dua Agenda Strategis
Kemnaker Optimalkan AI untuk Analisis Pasar Kerja dan Perencanaan Pelatihan
Distribusi BBM di Sumatera Barat Kembali Stabil Setelah Sempat Terhambat Longsor
Luke Anthony Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Perkuat Timnas Menuju Piala Dunia 2030
Pemprov Jambi Gelar Rakor Persiapan Pembangunan Tol Jambi–Rengat Fase I



