BMKG deteksi 2.945 titik panas di Pulau Sumatra



Senin, 24 Agustus 2026 - 11:43:02 WIB



Foto : Kondisi Kantor Walikota Pekanbaru yang diselimuti asap dengan kualitas udara sangat tidak sehat pada Senin (24/8). ANTARA/Bayu Agustari Adha.
Foto : Kondisi Kantor Walikota Pekanbaru yang diselimuti asap dengan kualitas udara sangat tidak sehat pada Senin (24/8). ANTARA/Bayu Agustari Adha.

antara

JAMBERITA.COM - Pekanbaru, 24/8 (ANTARA) - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Stasiun Pekanbaru Provinsi Riau mendeteksi 2.945 titik panas (hotspot) di Pulau Sumatra berdasarkan pembaruan data pada pukul 07.00 WIB.

Prakirawan BMKG Pekanbaru, Senin, Gita Dewi S mengungkapkan bahwa sebaran titik panas ini tersebar di 10 provinsi, dengan jumlah tertinggi terdeteksi di Sumatera Selatan yang mencapai 1429 titik.

"Wilayah lain yang turut menyumbang angka tinggi adalah Provinsi Riau dengan 491 titik, Jambi 437 titik, Lampung 203 titik dan Bangka Belitung dengan 115 titik, disusul Aceh 114 titik, Sumatera Utara 64 titik, Kepulauan Riau 53 titik, Sumatera Barat 20 titik, dan Bengkulu 19 titik," katanya.

Sementara itu Provinsi Riau dengan 491 titik panas tersebar di 11 kabupaten/kota. Kabupaten Pelalawan menjadi area paling krusial di Riau dengan 239 titik panas, diikuti oleh Kabupaten Indragiri Hilir sebanyak 166 titik, dan Kabupaten Bengkalis 30 titik.

Selebihnya terdeteksi di Kabupaten Inderagiri Hulu (13), Rokan Hulu (12), Kampar (9), Rokan Hilir (8), Siak (7), Kuantan Singingi (4), serta Kota Dumai (3).

Akibat banyaknya titik panas ini jarak pandang di Pekanbaru pada Minggu (23/8) malam terpantau hanya 2,5 kilometer dengan kondisi berasap. Sedangkan kualitas udara pada dini hari dan pagi berdasarkan PM 2,5 dalam beberapa jam masuk kategori tidak sehat dan sangat tidak sehat.

Terkait hal itu, Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru juga menerapkan pembelajaran jarak jauh atau daring dari rumah kepada peserta didik. Kebijakan ini baru berlaku satu hari untuk tingkat pendidikan dari pendidikan anak usia dini hingga sekolah menengah pertama.

Diketahui dalam beberapa hari terakhir menurut Manggala Agni kebakaran lahan di Riau sudah menghanguskan 800 hektar lebih. Terbanyak di Kabupaten Indragiri Hulu seluas 471 hektare dan Pelalawan 300 ha serta Kabupaten Kampar puluhan hektare.

Pewarta : Bayu Agustari Adha

Editor : Wuryanti Puspitasari





Artikel Rekomendasi