UNJA Bahas Kedaulatan Rakyat dalam Menimbang Pilkada Langsung dan Tidak Langsung di Indonesia



Kamis, 24 September 2026 - 03:15:36 WIB



Foto : Ilmu Politik JISIP UNJA menggelar Seminar Nasional tentang pilkada langsung dan tidak langsung pada Senin (21/9/2026) di Gedung UNIFAC UNJA Mendalo.
Foto : Ilmu Politik JISIP UNJA menggelar Seminar Nasional tentang pilkada langsung dan tidak langsung pada Senin (21/9/2026) di Gedung UNIFAC UNJA Mendalo.

JAMBERITA.COM - Program Studi Ilmu Politik, Jurusan Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (JISIP), Universitas Jambi (UNJA) menggelar Seminar Nasional bertajuk “Kedaulatan Rakyat atau Demokrasi Perwakilan Menimbang Pilkada Langsung dan Tidak Langsung di Indonesia”. Acara ini berlangsung pada Senin (21/9/2026) di Gedung UNIFAC UNJA Mendalo.

Seminar ini menghadirkan dua narasumber kompeten di bidang politik, yaitu Prof. Firman Noor, Ph.D, yang merupakan dosen ilmu politik Universitas Indonesia sekaligus Profesor Riset dan Peneliti Ahli Utama di Pusat Riset Politik Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Narasumber kedua adalah Dori Efendi, S.IP., M.Soc.Sc., Ph.D, yang juga menjadi dosen di Jurusan Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UNJA.

Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Fakultas Hukum UNJA, Dr. M. Zulfa Aulia, S.H., M.H., dalam sambutannya menyoroti hubungan timbal balik yang kuat antara disiplin ilmu hukum dan politik.

“Hukum dan politik memang memiliki keterkaitan yang sangat kuat. Kadang-kadang hukum yang mendeterminasi politik, tapi kadang-kadang juga sebaliknya, politik yang lebih determinan dibanding hukum,” ujarnya.

Dr. Zulfa juga mengajak seluruh akademisi yang hadir untuk merefleksikan kembali perjalanan panjang pemilu di tanah air. Selanjutnya, koordinator Program Studi Ilmu Politik, Cholillah Suci Pratiwi, S.IP., M.A., juga memberikan sambutan. Ia menegaskan bahwa seminar ini sangat krusial bagi para mahasiswa untuk memperluas cakrawala berpikir di luar teori kelas.

Ia juga memaparkan latar belakang historis pergeseran sistem pemilu di Indonesia, khususnya transisi dari sistem tidak langsung menuju pemilihan langsung pascareformasi yang hingga kini terus memicu perdebatan.

Seminar nasional ini diakhiri dengan sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif dan dinamis. Beberapa mahasiswa dan dosen secara aktif menyampaikan pandangan serta pertanyaan kritis mereka kepada kedua narasumber, khususnya mengenai relevansi efektivitas pilkada dan kesiapan daerah menyongsong pilkada.

Melalui diskusi akademis ini, civitas akademika Universitas Jambi diharapkan dapat terus mengawal jalannya sistem demokrasi yang substansial serta memberikan kontribusi pemikiran yang konstruktif bagi masa depan politik di Indonesia.

Selengkapnya : www.unja.ac.id





Artikel Rekomendasi