SALATIGA - Tak ada peralatan yang cukup untuk melangsir batu koral, pasir dalam membangun jalan beton sepanjang 1.3 km, salah satu anggota satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-102 TA 2018 Kodim 0714/Salatiga dan warga mengandalkan pundak sebagai penompang ember berisi material.
Semangat serta kegigihan Warjono(35) dan warga lain dusun Gedong desa Bonomerto kecamatan Suruh kabupaten Semarang dalam membantu para anggota TNI patut diacungi jempol, dengan keterbatasan alat peralatan yang ada, mereka mengandalkan ember dipundaknya untuk mendorong material ke sasaran betonisasi jalan. Batu split, semen tersebut digunakan sebagai bahan baku pengecoran jalan.
"Kami tetap semangat Pak, kapan lagi kerja bareng bapak-bapak TNI," ungkap Warjono. Apa yang mereka lakukan semata-mata sebagai ungkapan rasa kebahagiaan atas wajah baru jalan desa. Usaha mereka mulai menampakkan hasil, sehingga kucuran keringat sejak awal Pra TMMD ke-102 di desa Bonomerto sudah kelihatan hasilnya.(*)
Dilaporkan: Imam Chanafi
Kepala Desa Ikut Terjun Langsung Dropping Material Bersama Danramil 08/Suruh


Pemerintah dan DPR Setujui RUU PPRT Disahkan Jadi Undang-Undang



