SALATIGA - Bentuknya sederhana namun besar kegunaannya luar biasa, kata itulah yang pantas untuk alat yang satu ini. 'ANGKONG' memang alat yang satu ini sangat berguna dan bermanfaat untuk digunakan anggota Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-102 Tahun 2018 Kodim 0714/Salatiga. Alat angkut sederhana zaman sekarang ini selalu di gunakan untuk mempercepat pembangunan pengecoran jalan beton pada program yang berlangsung saat ini di Desa Bonomerto Kecamatan Suruh Kabupaten Semarang.
Jangan disepelekan keberadan alat konvensional berupa angkong tersebut karena kegunaannya cukup di dorong saat bekerja dan secara bergantian sehingga rasa capek pun tidak terasa. Seperti Mikrolet saja, kemana sang pengemudi mau membawanya siang-malam di geber untuk mencari setoran. Seperti yang terjadi di Desa Bonomerto, puluhan angkong berjejer menunggu jam pemberangkatan manakala molen yang berisi adonan telah siap di tuangkan.
Pekerjaan pengecoran jalan di desa Bonomerto ini memang membutuhkan tenaga yang banyak, serta harus tepat waktu untuk itu satgas TMMD dan warga bergotong royong walau lembur pun dilakukan. "Angkong" dorong itu cukup ampuh membantu pekerjaan para anggota satgas TMMD dalam mengejar target. Saat melalui jalan sempit atau gang,hanya si angkonglah yang bisa digunakan untuk mengerjakannya. "Coba saja kalau tidak ada angkong, tidak mungkin kerjaan bisa secepat ini,” ujar kopda Masrukan.
"Peran angkong ini cukup besar, malam siap di operasikan untuk membantu angkut batu maupun semen dan pasir serta hasil adukan di pembangunan pengecoran jalan beton dan pekerjaan lainnya," jelas Kapten Inf Tarimo sebagai pemangku wilayah kecamatan Suruh.(*)
Dilaporkan: Imam Chanafi
Satgas TMMD Kodim 0714/Salatiga Bersama Warga Desa Bonomerto Kerja Lembur
Kakek Tua Yang Sudah Berumur 70 Tahun Ikut Kerja Lembur Dalam Pengerjaan Jalan


Pemerintah dan DPR Setujui RUU PPRT Disahkan Jadi Undang-Undang



