JAMBERITA.COM, MUARABULIAN- Pemerintah Kabupaten Batanghari melalui Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Batanghari segera menyalurkan bibit sawit.
Dimana pada tahun ini ternyata meningkat jika dibandingkan dengan tahun 2018 lalu.
Pada tahun 2019 ini sebanyak 29.600 bibit sawit kan diberikan kepada petani. Sementara pada tahun 2018 lalu hanya 24.000 bibit saja.
Ini seperti yang dikatakan oleh Kabid Perkebunan Batanghari Jumri saat dikonfirmasi, Kamis (10/1).
" Jumlah tersebut jauh lebih banyak dari tahun sebelumnya yang berjumlah 24.000 bibit sawit." ujarnya.
Dikatakannya pula, 29.600 bibit sawit yang akan dibagikan kepetani tersebut mendapat subsidi dengan harga Rp. 17,250 perbatang.
" Dari harga pasaran Rp 35-40 ribu per batang mendapat subsidi menjadi Rp.17,250," tambah Jumri.
Dari total 24.000 bibit sawit sebelumnya ternyata sebanyak 24.487 yang sudah disalurkan realisasi tersebut melebihi target yang ditetntukan.
" Namun jika menggunakan jasa angkutan, dan lainnya sudah menjadi urusan mereka tidak termasuk subsidi. Namun untuk subsidi tahun ini belum diketahui berapa potongan karena masih menunggu keputusan," jelasnya.
Adapun persyaratan yang harus diketahui petani untuk mendapatkan bibit sawit subsidi pemerintah tersebut. Satu diantaranya harus memiliki lahan yang luas.
" Bibit tersebut dapat disalurkan kekelompok tani maupun pribadi asalkan mereka harus terlebih dahulu mengajukan permohonan, dengan syarat KTP dan surat tanah dengan luas lahan lebih kurang 2H," kata Jumri lagi.
Saat ini semua bibit sedang dalam prawatan dengan usia bibit empat bulan dan sudah menggunakan polibek sedang.
Untuk jenis bibit tersebut merupakan bibit unggulan hasil penelitian PPKS medan.
" Namun yang kerap menjadi permasalahan banyak pengajuan namun untuk pasokan bibit masih kurang, terpaksa ditetapkan seleksi kelengkapan pemohon. Sehingga petani yang memenuhi syarat saja yang kita berikan," imbuhnya.
Diakuinya hingga saat ini pengajuan sudah ada, untuk angkanya belum dilakukan rekap keseluruhan namun banyak juga pengajuan tersebitbmerupakan pengajuan petani tahun lalu.
" Pengajuan tahun lalu tersebut merupakan mereka yang belum mendapatkan bibit, namun akan kita kontak lagi apakah mereka mau atau tidak lagi dengan bibit tersebut," pungkasnya. (mel)
Bupati Fadhil Arief Dijadwalkan Shalat Idul Adha 1447 H di Desa Terusan Maro Sebo Ilir
Komitmen Bupati Fadhil Arief Lestarikan Bahasa Daerah Diapresiasi Pusat
Kemenkum Jambi Selaraskan Empat Ranbup Batang Hari, Mulai dari Aturan RSUD hingga RKPD 2027
Korem 042/Gapu Gelar Sholat Idul Adha 1447 H di Lapangan Tenis Indoor Makorem


