JAMBERITA.COM - Fachrori Umar sudah resmi ditetapkan sebagai gubernur defenitif beberapa hari lalu. Fachrori sendiri dilantik langsung oleh Presiden RI bersamaan dengan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa- Emil Elistianto Dardak.
Dengan defenitifnya Fachrori sebagai gubernur, maka pembahasan cawagub langsung mencuat. Mengingat masih ada waktu untuk mengusulkan cawagub hingga bulan September mendatang.
BACA: Nasdem Ingin Bahas Cawagub Setelah Pemilu, Agus Roni: Ini Sangat Penting dan Mandesak
Sekretaris DPD Hanura Provinsi Jambi, Budimansyah, mengatakan, sejauh ini pihaknya belum membahas soal siapa yang akan mendampingi Fachrori sebagai wakil secara detil. Karena beliau (Fachrori, red) sendiri baru saja ditetapkan sebagai gubernur defenitif. "Kami rasa tidak elok kasak kusuk bicara wakil sedang Gubernur baru saja dilantik," katanya kepada Jamberita.com, Senin (18/2/2019).
Ia menyebutkan, gubernur juga pada posisinya punya hak untuk memberikan saran dan pendapat dalam menentukan siapa pendampingnya dalam pemerintahan. "Yang jelas, mengenai masalah ini (wakil gubernur) tetap akan kita bahas," ujarnya.
Ada atau tidaknya Wakil Gubernur apakah menguntungkan Hanura? Budimansyah menegaskan, ini bukan posisi untung atau tidak, karena Wakil Gubernur itu bukanlah milik partai. "Yang harus untung itu masyarakat Jambi, karena gubernur atau wakil gubernur itu milik rakyat," tukasnya. (am)
Dibidik Jadi Wakil Fachrori, Al Haris Sebut jika Dirinya Maju Jadi Cagub Bukan Cawagub
Hanura dan PBB Mendadak Datangi DPW PAN Provinsi Jambi, Bahas Cawagub?
PAN Sebut Sayang Jika Tak Ada Wagub Dampingi Fachrori, Bakri: Supaya Roda Pemerintahan Stabil
Tutup Debat dengan Klarifikasi Soal Lahan yang Disinggung Jokowi, Prabowo: Itu HGU
Prabowo Ingin Pisahkan Kementrian Kehutanan dan Lingkungan Hidup


Menambal Asa di Jalur Penyangga : Komitmen PUTR Jambi Benahi Infrastruktur Jalan Padang Lamo



