JAMBERITA.COM - Nilai ekspor asal Provinsi Jambi bulan Januari 2019 turun sebesar 39,62 persen dibandingkan bulan sebelumnya yaitu dari US$ 391,06 juta di bulan Desember 2018 menjadi US$ 236,14 juta pada bulan Januari lalu.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi Dadang Hardiwan mengatakan penyebab utama turunnya ekspor bulan Januari 2019 itu adalah penurunan ekspor komoditi migas dan batubara yang cukup tinggi.
"Selain itu juga penurunan nilai ekspor komoditi pinang, komoditi kopi, teh dan rempah, komoditi karet dan olahannya,serta komoditi kayu lapis dan olahan lainnya," katanya , Jum'at (1/3/2019).
Meski demikian, kata Dadang, ekspor Jambi pada bulan Januari 2019 lebih tinggi dibandingkan dengan bulan yang sama pada tahun 2018 yaitu naik sebesar 6,98 persen.
Dijelaskannya, bahwa kontribusi terbesar terhadap total ekspor di Jambi adalah ekspor kelompok Pertambangan sebesar 62,35 persen, diikuti kelompok Industri sebesar 31,49 persen, dan kelompok Pertanian sebesar 6,15 persen.
"Jika dirincikan menurut komoditi, kelompok Industri didominasi oleh karet dan olahannya yang memberikan kontribusi mencapai 14,70 persdn. Dan penyumbang kontribusi terbesar dari kelompok Pertambangan yaitu migas yang mencapai 60,65 persen. Sedangkan dari kelompok Pertanian, komoditi pinang memiliki sumbangan 4,89 persen," ungkapnya.
Secara umum, Dadang mengatakan, nilai ekspor asal Jambi pada bulan Januari 2019 kebeberapa negara utama mengalami penurunan. Dimana ekspor Jambi yang mengalami penurunan tersebut adalah ke Singapura, Malaysia, Thailand, Jerman, Perancis, Cina, Amerika Serikat, India, Korea Selatan, dan Taiwan.
"Sedangkan pergerakan naiknya nilai ekspor dapat diamati kebeberapa negara seperti Inggis, Jepang dan Australia," terangnya.
Sedangkan untuk kegiatan ekspor Jambi dilakukan melalui pelabuhan di Jambi dan di luar Jambi. Kegiatan ekspor pada bulan Januari 2019 melalui pelabuhan di Jambi sebesar US$79,08 juta dengan eincian komoditi asal Jambi US$ 75, 11 juta dan komoditi yang berasal dari luarJambi sebesar US$ 3,97 juta.
"Untuk ekspor Provinsi Jambi yang melewati pelabuhan diluar Jambi mencapai US$ 161,03 juta, sehingga total ekspor di bulan Januari 2019 yang melalui pelabuhan sebesar 31,81 persen dan yang melalui pelabuhan luar Jambi sebesar 68,19 persen," jelasnya.
Nilai impor Provinsi Jambi Januari 2019 mengalami kenaikan sebesar 170,42 persen dibandingkan bulan sebelumnya, yaitu dari US$ 2,09 juta pada bulan Desember 2018 menjadi US$ 5,68 juta pada bulan Januari 2019.
Kenaikan impor ini, karena dipicu oleh naiknya nilai impor pada kelompok hasil Industri dan lainnya yang memberi kontribusi 31,01 persen, kelompok mesin dan alat angkutan 33,30 persen serta kelompok bahan kimia dan sejenisnya sebesar 31,31 persen.
"Kalau impor Jambi melalui 3 pelabuhan laut utama di Jambi, yaitu pelabuhan Talang Duku Jambi, Muara Sabak dan Kuala Tungkal serta pelabuhan udara Bandara Sultan Thaha. Tetapi untuk transaksi impor terbesar dari negara Kanada dan disusul dari Cina," pungkasnya. (afm)
Data BPS Februari 2019 Kota Jambi Mengalami Deflasi Sebesar 0.29 Persen
Wacana Pelimpahan Tiga Aset Pemprov Ini ke Pemkot Jambi Belum Terlaksana, Ini Penjelasannya
Penerimaan Pajak di Samsat Kota Jambi Tahun 2019 Ditarget Rp586 Miliar Lebih
Lakukan Roadshow 10 Hari Berturut-Turut, SAH Salurkan 23 Ribu Beasiswa PIP di Kota Jambi
320 Pemuda Jambi Ikuti Rekrutmen Anggota TNI AD, Ajenrem Tegaskan Tak Dipungut Biaya
Mantap...Babinsa Koramil 07/Pelayangan Latih Pemuda yang Ingin Masuk TNI
Korem 042/Gapu Gelar Sholat Idul Adha 1447 H di Lapangan Tenis Indoor Makorem


