Resmi Dilantik Jadi Direktur RSUD Raden Mattaher, drg Iwan Pangkas Utang RS dari Rp122 M, Jadi 58 M



Jumat, 17 Juli 2026 - 09:43:59 WIB



Foto : Direktur RSUD Raden Mattaher Jambi, drg Iwan Hendrawan MARS (Tengah), Wadiryan Dr Anton (Kiri), Wadirum Dr Mustarhadi (Kanan)/JMB.
Foto : Direktur RSUD Raden Mattaher Jambi, drg Iwan Hendrawan MARS (Tengah), Wadiryan Dr Anton (Kiri), Wadirum Dr Mustarhadi (Kanan)/JMB.

JAMBERITA.COM - Gubernur Jambi Al Haris resmi melantik drg. Iwan Hendrawan, MARS sebagai Direktur Utama Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raden Mattaher Jambi di Rumah Dinas Gubernur Jambi, Kamis (16/7/2026). Usai resmi dilantik, Iwan langsung membeberkan capaian besar manajemen dalam mengurai benang kusut finansial, salah satunya memangkas utang rumah sakit pelat merah tersebut secara signifikan.

Iwan mengungkapkan bahwa tanggung jawab besar ini sudah diembannya sejak menjabat sebagai Wakil Direktur (Wadir) SDM Sarpras hingga ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Direktur. Bersama jajaran direksi, yakni Wakil Direktur (Wadir) Pelayanan dr. Anton dan Wadirum Dr. Mustarhadi, mereka bergerak cepat melakukan efisiensi anggaran.

"Dari sisi finansial, utang kita yang awalnya mencapai Rp122 Miliar, per Juli 2026 ini sudah berkurang drastis menjadi Rp58 Miliar. Ini sisa utang yang terus kami selesaikan," tegasnya.

Selain perbaikan di sektor keuangan, Iwan menjelaskan bahwa tata kelola pelayanan Bahan Medis Habis Pakai (BMHP) dan ketersediaan obat-obatan di RSUD Raden Mattaher kini sudah jauh membaik.

Terkait serapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), ia menyebutkan bahwa 98 persen kebutuhan sudah tertangani dengan baik. Meskipun ada beberapa anggaran yang sempat dikunci (lock), sistem pelayanan langsung tetap berjalan optimal sehingga hak masyarakat untuk mendapatkan layanan kesehatan tidak terganggu.

Momen pelantikan ini bertepatan dengan kunjungan kerja Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, yang menyambangi langsung RSUD Raden Mattaher Jambi didampingi Gubernur Al Haris pada Kamis siang. Pihak manajemen RSUD memanfaatkan kesempatan emas ini untuk menyampaikan sejumlah usulan strategis demi peningkatan fasilitas kesehatan.

"Beliau (Wapres Gibran) melihat langsung kondisi layanan RSUD dan memberikan atensi khusus pada fasilitas Magnetic Resonance Imaging (MRI). Kami juga mengusulkan perluasan gedung IGD, pembangunan kamar operasi terpadu, serta pengembangan layanan kedokteran nuklir yang sudah mulai kita bangun," jelas Iwan.

Tidak hanya fokus pada infrastruktur dan alat medis modern, drg. Iwan juga menyampaikan permohonan dukungan penambahan Sumber Daya Manusia (SDM) spesialis kepada Wapres. Langkah ini krusial demi keberlangsungan program bedah toraks kardiovaskular (jantung), rencana transplantasi ginjal, pembangunan spesifikasi khusus, hingga pengembangan layanan neurointervensi di masa depan.(afm)





Artikel Rekomendasi