JAMBERITA.COM - Ada pemandangan yang berbeda di tugu selamat datang di Kota Jambi yang berada Simpang Adipura, Tehok Kota Jambi. Ini karena susunan penari menggunakan masker dan salah satunya dipasangi kain kafan.
Pemandangan tak biasa ini langsung menarik perhatian masyarakat. Rupanya, ini merupakan salah satu bentuk protes yang dilakukan Tajri Danur, salah seorang aktivis Jambi terhadap dampak asap yang melanda Kota Jambi dan sekitarnya akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
"Innalillahi wa inna ilaihi roji'un. Telah meninggal dunia Patung Penari Selamat Datang yang berdomisili di Taman ADIPURA Kota Jambi Provinsi Jambi, Penyebab meninggal karena gangguan pernapasan pada sore tadi, mayat akan disemayamkan di rumah duka dan akan dikebumikan besok jam 07.30 WIB," tulis Tajri Danur dalam rilisnya pagi ini Kamis (19/9/2019).
Ia pun berharap Pemerintah serius melakukan langkah-langkah penanganan terhadap kabut asap yang melanda Jambi. Karena dampak yang sudah membahayakan kesehatan. Terutama memastikan penegakan hukum terhadap orang maupun perusahaan yang menyebabkan terjadinya kebakaran.
Menurutnya, Karhutla seakan sudah menjadi bencana tahunan. Sehingga seharusnya pemerintah sudah bisa melakukan langkah antisipasi dan pencegahan.(sm)
Kapolda Jambi Komitmen Percepat Penanganan dan Gakkum Terhadap Pelaku Pembakaran Hutan
Al Haris Warning Kepala Daerah Perkuat Edukasi Cegah Karhutla di Momen HUT Muaro Jambi Ke-27 Tahun
Ditengah Kepungan Asap, Wagub Sani Sambut Aspirasi Mahasiswa & Teken Pakta Integritas Karhutla
Belum Sebulan Menjabat, 8 Orang Anggota Dewan Sudah Absen di Paripurna DPRD Provinsi
Hearing dengan DPRD Provinsi Soal Karhutla, BPBD Keluhkan Fasilitas Pemadaman di Lokasi
Kabut Asap dan Kekeringan, Polda Jambi Gelar Shalat Istisqo Minta Diturunkan Hujan
Peringati Sumpah Pemuda ke-98, Kakanwil Kemenkum Jambi Tekankan Patriotisme dan Empati


