JAMBERITA.COM - Di tengah kemarau yang melanda dan membakar semangat bumi, ada saatnya ilmu pengetahuan menundukkan kepala di hadapan Sang Pencipta. Lapangan Upacara Gedung Rektorat Lama Universitas Jambi (UNJA) pada Sabtu (5/9/2026) tak sekadar menjadi saksi rutinitas kampus, melainkan berubah menjadi bentangan sajadah tempat ribuan doa di langitkan.
Langkah-langkah kaki Rektor UNJA, Helmi, bersama jajaran pimpinan, para dosen, hingga mahasiswa mengayun tenang menuju barisan saf. Tidak ada sekat jabatan atau gelar akademik pagi itu. Semuanya hadir membawa dahaga yang sama, yaitu merindukan gumpalan awan hitam pembawa tumpahan rahmat dari langit.
Sebelum takbir berkumandang, Rektor Helmi berdiri memberikan pesan menyejukkan. Di hadapan sivitas akademika, ia mengingatkan hakikat tertinggi dari sebuah ilmu dan ujian.
“Kita laksanakan salat ini dan sama-sama kita berserah kepada Allah SWT bahwa ini merupakan kuasa-Nya. Tidak ada yang bisa mengubahnya. Ini adalah bagian dari ujian kita semua. Mudah-mudahan apa yang akan kita lakukan dan doa kita nanti mendapatkan ijabah dari Allah SWT,” ujar Helmi penuh ketulusan.
Panduan tata cara salat kemudian disampaikan oleh Ustaz Sulhi Muhamad Daud Abdul Kadir, Lc., M.H. yang juga bertindak sebagai imam, didampingi Ustaz Syahrizal Pahlevi, S.Pd.I., M.Pd.I. sebagai bilal. Suara takbir dan lantunan ayat suci menggema lembut, memecah kesunyian udara pagi yang kering.
Usai dua rakaat ditunaikan, Ustaz Warissudin Sholeh, M.A. naik menyampaikan khutbah. Pesannya menancap dalam ke sanubari para insan akademis yang hadir.
“Kita melaksanakan salat istisqa pagi ini bukan sekadar ritual dan formalitas belaka, tapi ini adalah wasilah kita memohon ampun kepada Allah atas segala dosa dan kesalahan kita, dan kita berjanji untuk memperbaiki kehidupan kita,” tegas Ustaz Warissudin.
Momen Istisqa di UNJA menjadi potret indah dari dunia pendidikan. Kampus tidak hanya menjadi tempat merajut logika dan mencetak intelektual, tetapi juga ruang untuk mengasah kerendahan hati. Ketika usaha manusiawi telah diupayakan di bumi, melangitkan doa dan istigfar adalah puncak ikhtiar terbaik untuk menjemput kembali keberkahan hujan.(afm)
Sumber : www.unja.ac.id
BPK RI Mulai Pemeriksaan Kinerja dan Belanja Daerah Pemprov Jambi Tahun 2026, Inspektorat Siap Kawal
Inspektorat : Pemprov Jambi Sudah Tindak Lanjuti 74 Persen Temuan BPK pada LKPD 2025
Mengangkasa di Atas Sajadah: Saat Akademisi UNJA Melangitkan Doa Minta Hujan
Mekar Pertiwi Kesehatan: Prodi Sarjana Ilmu Gizi UBR Jambi Resmi Sandang Predikat Unggul
Dorong Kampus Berdampak, UNJA Inisiasi Kebijakan Kelurahan Sehat Maslahat di Kota Jambi
Di Balik Senyum Cum Laude Nandita di UNJA : Menjaga Kesehatan, Merawat Bisnis & Menuntaskan Kuliah
BPK RI Mulai Pemeriksaan Kinerja dan Belanja Daerah Pemprov Jambi Tahun 2026, Inspektorat Siap Kawal



