MUARO JAMBI - SMK Asy’ariyah Muaro Jambi bersama manajemen Ekowisata Alam Sebapo dan Dosen Fisika Universitas Jambi melakukan kegiatan pengabdian masyarakat untuk menjaga lingkungan dengan menanam pohon pelindung yang berasal dari BP DAS Batanghari Provinsi Jambi di kawasan konservasi ekowisata alam Sebapo yang terletak di Desa Sebapo Kabupaten Muaro Jambi.
Kegiatan yang dilakukan pada tanggal 20 September 2019 ini bertujuan untuk mengedukasi generasi muda untuk peduli terhadap lingkungan sekitar. Ekowisata Alam Sebapo tersebut dipilih karena merupakan daerah wisata edukasi yang dekat dengan lingkungan SMK Asy’ariyah dan sangat potensial untuk di tanam pohon pelindung yang memiliki nilai estetika (keindahan) tinggi.
Latar belakang tim pengabdian masyarakat SMK Asy’ariyah bekerja sama dengan Ekowisata Alam Sebapo dan Dosen Fisika Universitas Jambi melakukan kegiatan ini adalah karena peristiwa musim kemarau panjang dan kondisi pembakaran hutan yang sangat marak sehingga menimbulkan banyak dampak buruk bagi masyarakat di Provinsi Jambi. Dalam program pengabdian ini Kepala Jurusan dan Siswa SMK Asy’ariyah tidak hanya memberi bibit untuk ditanam, tetapi juga memberi edukasi penanaman dengan menggunakan Pupuk Kompos Tandan Kosong Kelapa Sawit (PKTKKS) produksi SMP Islam Asy’ariyah Muaro Jambi yang sangat bermanfaat bagi tanaman dan menjadi penting sebagai penerapan prinsip ekologi.
"Upaya ini dilakukan untuk menanamkan rasa tanggung jawab pada siswa sekaligus melatih literasi siswa dalam menceritakan perkembangan bibit tersebut melalui tulisan kepada sekolah dalam beberapa bulan ke depan," kata ketua jurusan ATP SMK Asy’ariyah, M. Anggoro Kasih, S.P.
Ia berharap, kegiatan ini dapat membantu meningkatkan pemahaman kepada seluruh masyarakat sekitar khususnya siswa-siswi akan pentingnya menjaga lingkungan sehingga apabila lingkungan tersebut tidak terjaga berpotensi menyebabkan bencana di daerah sekitar dan lainnya. Kemudian "Penanaman bibit lengkap dengan pengetahuan tentang dunia pertanian ini akan membawa dan mengajak kepada seluruh masyarakat luas bahwa menanam tidak lah rumit namun butuh proses tumbuh dan berkembang yang sangat panjang berbeda dengan kondisi saat ini bahwa membakar hutan lebih mudah dari pada sadar untuk menanan dan menjaga lingkungan alam," pungkasnya.(*)
Dilaporkan oleh Anggoro K.
Siswa SMP Islam Asy’ariyah Gunakan Alat ‘Komposter Emak’ Dari Dosen Fakultas Pertanian UNJA
Prima-DMI Wilayah Jambi Gelar Tablig Akbar di Desa Tanjung Paku Merlung
SMP Islam Asy’ariyah Produksi Pupuk Organik Tandan Kosong Kelapa Sawit (POTKKS)
SMK Asy’ariyah Bersama Dosen Fakultas Pertanian UNJA Gelar Pelatihan Aplikasi MOL
SMK Asy’ariyah Raih Ujian Nasional (UN) Tertinggi di Lingkungan Sekolah Kejuruan Se-Kabupaten Muaro
SMK Asy’ariyah Jalin Kerjasama Pengabdian Masyarakat dan Pelatihan Bersama Faperta Unja
Kemenkum Jambi Ikuti Virtual ‘Policy Talks 2026’ Kanwil Riau
