Doni Iskandar Tanggapi Cuitan Dewan Soal Fly Over Simpang Mayang Jambi



Rabu, 30 Oktober 2019 - 15:56:03 WIB



JAMBERITA.COM - Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Provinsi Jambi Doni Iskandar angkat bicara soal Fly Over dan cuitan beberapa anggota dewan.

"Seperti jawaban pak Gubernur tadi, ini sudah direncanakan sejak tahun 2012," ungkapnya kepada Jamberita.com usai menghadiri rapat paripurna, Rabu (30/10/2019).

Doni mengatakan, tahun 2018 sampai dengan 2019 anggarannya ada. Akan tetapi pelaksanaannya gagal, makanya, tahun 2020 Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi akan melaksanakan kegiatan tersebut.

"Tidak ada sesuatu yang baru disini, kok tetiba Fly Over jadi sesuatu (banget) gitu, menurut ku," ujarnya.

Padahal ini normatif dan meneruskan ide yang sudah direncanakan sejak tahun 2012 lalu, dari itu tahun 2020 kembali dianggarkan dengan komitmen akan selesai selama satu tahun.

"Dengan syarat sesuai dengan ketentuan berlaku, salah satunya yang saya tidak setuju itu multiyers, harus selesai ni setahun, sanggup kok, PUPR juga menyatakan sanggup, ya silahkan laksanakan," jelasnya.

Mengenai beberapa pandangan umum beberapa fraksi fraksi anggota DPRD Provinsi Jambi dalam nota pengantar RAPBD 2020, dianggarkan atau tidaknya Fly Over itu kata Doni No coment.

"Kembali ke mereka, karena fungsi mereka adalah menyetujui atau tidaknya anggaran, kalau mereka tidak menyetujui ya, kita ikut gitu," jelasnya.

Gubernur Jambi Fachrori Umar juga sebelumnya telah menanggapi pandangan fraksi-fraksi anggota DPRD Provinsi Jambi dalam rapat paripurna DPRD Provinsi Jambi, Rabu (30/10/2020).

"Pertanyaan tentang rencana pembangunan fly over, dapat kami jelaskan bahwa pembangunan ini telah direncanakan sejak tahun 2012 untuk mengurai kemacetan di Kota Jambi sebagai ibukota Provinsi Jambi serta satu-satunya Pusat Kegiatan Nasional saat ini," paparnya.

Dalam kesempatan itu Fachrori mengatakan rencana ini telah melewati beberapa proses kajian dan analisa, termasuk dokumen UKL/UPL, ANDAL Lalin, serta rencana rekayasa lalu lintas, yang semuanya telah dipersiapkan.

"Berkaitan dengan pembebasan lahan yang tersisa pada dua titik dan pemindahan instalasi listrik, hal ini telah dipertimbangkan dengan matang dan telah dikoordinasikan dengan pihak terkait," tegasnya.

Untuk itu rencana pembangunan Fly Over masih sangat memungkinkan untuk diselesaikan dalam skema jadwal pelaksanaan kegiatan yang telah disusun. "Ini menjawab pertanyaan Fraksi PAN, Fraksi Partai Golkar, Nasdem Hanura dan Demokrat," pungkasnya.(afm)



Artikel Rekomendasi