JAMBERITA.COM, MANOKWARI- Sebanyak 51 Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memulai tahapan program rekrutmen bersama dalam rangka menyerap 1.000 putra dan putri terbaik asli Papua.
Mengawali proses rekrutmen tersebut, Kementerian BUMN melalui Forum Human Capital Indonesia (FHCI) menggelar kegiatan job fair yang secara serentak dilaksanakan pada 29-31 Oktober 2019 di Universitas Cenderawasih (Uncen) di Jayapura dan Universitas Papua (Unipa) di Manokwari.
“Kami bersyukur animo pendaftar yang ada di Jayapura dan Manokwari begitu besar. Kegiatan di dua kota ini pun dapat terlaksana dengan baik,” ujar Sugar, FHCI dalam rilisnya.
Dalam rekrutmen ini, tidak hanya lulusan diploma dan sarjana saja yang bisa mendaftar, namun lulusan SMA/SMK juga. Batasan usia untuk lulusan SMA/SMK yakni 22 tahun, lulusan Diploma 25 tahun, S1 28 tahun, dan S2 33 tahun. Semuanya dengan syarat belum menikah.
“Pada kegiatan job fair kali ini ada sekitar 2.800 pendaftar di Jayapura dan 1.100 di Manokwari. Pendaftaran dilaksanakan di hari pertama job fair, hari kedua dan ketiga kami lakukan asesmen tata nilai BUMN serta tes kemampuan dasar. Untuk selanjutnya peserta yang lolos tes tersebut akan dipanggil kembali untuk mengikuti tes kesehatan dan wawancara,” papar Sugar.
Selain melalui job fair, FHCI juga akan membuka kesempatan pendaftaran online bagi putra putri asli Papua lainnya yang tidak dapat mengikuti kegiatan job fair kemarin.
Kementerian BUMN menargetkan 1.000 posisi di 51 BUMN untuk putra dan putri terbaik asli Papua. “Untuk info lebih lanjut tentang pengumuman dapat dipantau di akun instagram @forumhumancapitalindonesia dan di media lokal di Jayapura dan Manokwari,” tutupnya. (rls)
Dilantik Presiden Jokowi, Jenderal Pol. Idham Azis Resmi Jadi Kapolri Gantikan Tito Karnavian
Menkeu Lantik Suryo Utomo Sebagai Dirjen Pajak Gantikan Robert Pakpahan
Pendaftaran Dibuka 11-24 November, Pelamar Rekrutem CPNS Diingatkan Menyiapkan Dokumen
Soal Tarif BPJS dan Revisi UU, Presiden Jokowi Minta Menko Polhukam Komunikasi Dengan Semua Pihak
Sindir Aparat Hukum, Presiden Jokowi: Banyak Investor, Termasuk BUMN Dicari-Cari Kesalahan
Kasiter Korem 042/Gapu Tinjau Pembangunan Jembatan di Sarolangun



