JAMBERITA.COM- Minat mahasiswa untuk menjadi jurnalisme televisi (TV) cukup tinggi. Ini terlihat saat kuliah umum bersama wartawan senior GTV Jakarta, Anton Heriyanto, Rabu (13/11).
Acara yang bertempat di ruang kelas Kampus Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Nurdin Hamzah (STISIP NH), diikuti oleh mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi semester 1 dan 3.
Topik yang diangkat pada kuliah umum kali ini adalah news versus infotaiment. Kesamaan dari kedua hal tersebut adalah sama-sama memberikan informasi kepada penonton televisi. Infotainment merupakan program yang berisi informasi promosi dagang, dunia hiburan, yang dibuat sangat ringan, menghibur dan menarik. Program tayangan infotaiment sudah menjadi makanan sehari-hari bagi masyarakat, karena dengan program tayangan tersebut mereka bisa mengetahui hal apa saja yang terjadi di dunia selebritis dan juga menjadi program tayangan yang cukup menghibur.
Sedangkan news atau berita ditulis dengan menggunakan rumus 5W plus 1H. Detak jantung dari jurnalisme terletak pada sumber berita. Menjadi wartawan berarti mengembangkan sumber. Wartawan harus tahu banyak. Dia harus tahu kemana mencari informasi, siapa yang yang harus ditanya. Dan untuk pengembangan karir, kontak adalah sangat penting.
Dalam ceramahnya Anton mengatakan, untuk menjadi jurnalis TV bisa datang dari latar belakang pendidikan apa saja. Asalkan, seseorang yang ingin menjadi wartawan TV memiliki bakat dan pintar, semangat yang tinggi, sabar, memiliki rasa ingin tau, serta tidak mudah menyerah.
Mahasiwa sangat antusias mengikuti kuliah umum hari ini. Banyak yang bertanya dan ada juga yang tertantang membuat liputan video pendek terkait dengan tugas perkuliahan. “Bagi yang mau praktek membuat video liputan, besok kita kumpul lagi di kampus ini. Sekarang adek-adek tentukan dulu tema liputannya apa,” tantang Anton disambut angkat tangan mahasiswa yang berminat.
Diakhir perkuliahan, Anton menjawab pertanyaan mahasiswa tentang gaya news anchor dan presenter yang berbeda karekteristik. Penampilan Anchor (Penyaji Beita) harus tampak memiliki integritas dan smart (cerdas) mampu menghipnotis penonton untuk memelototi tayangan berita. Penampilan anchor yang santai dan komunikatif mampu mengajak penonton untuk lebih antusias mengikuti tayangan berita. Bisa juga ikut memberikan pelaporan secara langsung pada saat berita berlangsung. Sedangkan news presenter adalah orang yang bertugas membacakan sebuah berita. Namun ia tidak terlibat dalam proses peliputan maupun penentuan sebuah berita. Materi yang dibacakan telah disusun dan disiapkan oleh redaksi pemberitaan.
Kuliah umum yang diselenggarakan oleh Prodi Ilmu Komunikasi mendapat dukungan dan apresiasi dari Waket I STISIP NH, Syafrial. Kaprodi Ilmu Komunikasi, Ardiansyah mengatakan dengan diadakannya kuliah umum ini dapat membakar semangat mahasiswa tentang pemahaman jurnalisme TV. “Kedepan kita akan kembali mengadakan kuliah umum dengan tema yang berbeda, tapi masih dilingkup ilmu komunikasi,” ujarnya.
Sedangkan Sekretaris Prodi Ilmu Komunikasi, Yusnaini mengatakan saat ini telah dibentuk pers mahasiswa STISIP NH. Untuk itu, selain memahami teori, mahasiswa juga akan kita dibekali dengan praktek jurnalistik dan mengundang pelaku industri media untuk memberi pelatihan atau kuliah umum. Apalagi STISIP NH sudah memiliki fasilitas labor komunikasi yang dapat menunjang kegiatan mahasiswa di bidang ilmu komunikasi.
“Berikutnya kita akan coba ajukan untuk mengadakan pelatihan desain grafis, videografi, dan pelatihan jurnalistik,” tukasnya. (*/sm)
Sentra Gakkumdu Sering Tak Klop Tangani Pidana Pemilu, Ini Guru Besar Hukum UI
Pasca Ledakan Bom Bunuh Diri di Medan, Polda Jambi Tingkatkan Keamanan
Tarif BPJS Naik Januari 2020 Mendatang, Kacab Jambi: Pemerintah Sudah Bantu Rakyatnya
Enumerator Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jambi Raih Penghargaan Terbaik Tingkat Nasional
Dibawa dari Batam, Tim Gabungan TNI/Polri di Tanjabbar Jambi Amankan 1 Kg Sabu
Ratusan Peserta Antusias Daftar Talkshow dan Workshop Fesmed 2019


Pasca Serangan Siber, Sekda Sudirman Resmi Ditetapkan Jadi Komisaris Bank 9 Jambi



