JAMBERITA.COM - Salah satu guru di Kanaan Global School yang berada di kawasan Kebon Handil Jambi WDZ (26) akhirnya bisa bernafas lega.
Inikarena hasil laboratorium Swab tenggorokannya (Sampel Dahak) yang dikirim ke Penelitian dan Pengembangan Menteri Kesehatan (Litbangkes) RI oleh Pemprov Jambi hasilnya negatif corona
Sebelumnya, WDZ sendiri merupakan pasien rujukan dari RS Siloam yang sempat dilarikan ke RSUD Raden Mattaher Jambi Sabtu (25/1/2020) waktu lalu, karena mengalami batuk pilek, demam dan mengaku pernah berpergian dari ke Kota Wuhan China.
Sementara Kota Wuhan Provinsi Hubei Republik Tiongkok (China) kini tengah geger karena mewabahnya virus Corona sehingga menimbulkan kecemasan publik serta menjadi isu internasional termasuk sempat membuat gempar warga Jambi.
Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) sekaligus Plt Direktur RSUD Raden Mattaher Jambi Dr Samsiran Halim menyatakan, bahwa hasil laboratorium pasien WDZ sudah dipastikan negatif alias tidak terjangkit virus Corona.
"Pokoknya hasil lab memastikan corona atau bukan itu sudah turun per 31 Januari kemarin, hasilnya negatif," tegasnya kepada Jamberita.com, Rabu kemarin di rumah sakit, (5/2/2020).
Samsiran menyampaikan, sebenarnya masyarakat tidak perlu khawatir. Karena di Indonesia belum ada warga yang terserang virus Corona. Akan tetapi pihaknya khususnya RSUD Raden Mattaher Jambi tetap saja waspada.
"Tetap (waspada) karena kita harus siap menghadapi itu, apalagi ada informasi yang kita WNI yang bekerja di Singapore itu kan kena katanya, tapi pasti diselesaikan oleh orang sana baru dikembalikan kan," jelasnya.
Wadir Pelayanan RSUD Raden Mattaher Jambi Dr Dewi Lestari menambahkan terkait dengan hal itu pihaknya sudah melakukan rapat bersama untuk tetap melakukan kewaspadaan terhadap isu Virus Corona.
"Kita sudah siap memang, isolasi yang (diruang NH) itu tiga dan yang kemarin ada 3 Bed, jadi Mattaher sekarang siap 6 kapasitas," terangnya.
Rapat koordinasi itu pula kata Dewi, setiap rumah sakit baik milik pemerintah ataupun swasta sampai dengan ke tingkat Puskesmas yang ada di Jambi dihimbau agar menyediakan ruang isolasi minimal satu ruangan.
"Artinya kita (RSUD) tertolong lah kalau setiap rumah sakit yang ada menyiapkan ruangan isolasi, nah kalau pasien (WDZ) yang kemarin, hasilnya negatif sudah fix,"pungkasnya.(afm)
Pererat Silaturahmi, Warga Pematang Gajah Gelar Turnamen Domino Perdana
Pekan Seni Mahasiswa Digelar, FKIP UNJA Siapkan Delegasi Terbaik
HKTI Jambi Gaungkan Gerakan Tani Makmur, SAH: Pilar Ketahanan Pangan & Energi Menuju Indonesia Emas
Ternyata Ada 4 Orang Warga Jambi yang Dievakuasi dari China ke Natuna
BPS: Pertumbuhan Ekonomi Jambi Tumbuh Tapi Melambat dari Tahun Sebelumnya


Menambal Asa di Jalur Penyangga : Komitmen PUTR Jambi Benahi Infrastruktur Jalan Padang Lamo



