JAMBERITA.COM-Jumlah pasien positif Covid-19 bertambah lagi 3 orang. Padahal sehari sebelumnya juga bertambah 4 orang. Dengan demikian total jumlah pasien terkonfirmasi positif di Provinsi Jambi berjumlah 21 orang. Ini berdasarkan update per 25 April 2020 yang dirilis Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 mencatat pasien sembuh.
BACA: Pasien Covid-19 di Jambi Bertambah, Dua dari Merangin dan Satu Perempuan dari Kota Jambi
Dalam rilisnya, kasus positif covid-19 secara nasional mencapai 8.607 orang hingga data per 25 April 2020 pukul 12 00 WIB. "Kasus konfirmasi positif 8.607 orang, sudah sembuh 1.042 orang dan kasus meninggal 720 orang," kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto dalam konferensi video yang diadakan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 di Kantor Graha BPBN.
Penambahan jumlah kasus positif COVID-19 terjadi di sejumlah provinsi di Indonesia, yakni Aceh (1), Bali (6), Banten (11), Yogyakarta (2), Jakarta (85). Lalu Untuk provinsi Jambi sendiri bertambah 3 orang. Sehingga total hari ini menjadi 21 orang.
Lalu, Jawa Barat (45), Jawa Tengah (46), Jawa Timur (80), Kalimantan Barat (1), Kalimantan Timur (12), Kalimantan Tengah (6), Kalimantan Selatan (14), Kalimantan Utara (6), Nusa Tenggara Barat (27), Sumatera Selatan (13), Sumatera, Barat (1), Sumatera Utara (9), Sulawesi Selatan (12), Sulawesi Tengah (4), Riau (2), Maluku (5), Papua Barat (1), Sulawesi Barat (2), Gorontalo (2).(*/sm)
Rektor UNJA Tekanan Pertanggungjawaban Hukum dan Pemulihan Lingkungan dalam Tata Kelola Migas
Kejati Jambi Soroti Sumur Minyak Rakyat, Dorong Peneggakan Hukum yang Berkeadilan
Pemerintah Ubah Aturan Utang Pajak, Pembayaran Kini Diprioritaskan untuk Pokok Utang
Operasi Ketupat Siginjai 2020, Wadirlantas Polda Jambi Tinjau Pos Pam di Perbatasan
Berikan Semangat ke Pasien Covid-19 di RS Abdul Manap, FKPT Jambi Bagikan Makanan Ringan dan Vitamin
Kunjungan Aspirasi DPR, SAH Lakukan Koordinasi Pangan Ramadhan Di Provinsi Jambi
Rektor UNJA Tekanan Pertanggungjawaban Hukum dan Pemulihan Lingkungan dalam Tata Kelola Migas

