SAH, Loyalis Prabowo yang Memilih Totalitas Mengabdi untuk Gerindra dan Masyarakat



Rabu, 14 Oktober 2026 - 18:25:13 WIB



JAMBERITA.COM– Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Jambi, Dr. Ir. H. A.R. Sutan Adil Hendra, M.M., dinilai memiliki perjalanan menarik dalam menempatkan kepentingan pribadi dan pengabdian politik. Sebelum aktif di dunia politik, SAH dikenal di kalangan rekan sejawatnya sebagai pengusaha yang menekuni usaha perkebunan. Namun, setelah memilih jalan politik bersama Prabowo Subianto dan Partai Gerindra, orientasi perjuangannya semakin banyak diarahkan pada penguatan organisasi dan pengabdian kepada masyarakat.

Sejumlah rekan sejawat SAH dari kalangan pengusaha pada masa lalu, yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan, menuturkan bahwa sebelum terjun ke dunia politik, perkembangan usaha perkebunan SAH menjadi bagian dari perjalanan bisnisnya. Mereka mengenang, kebun yang dikelolanya disebut terus bertambah dari tahun ke tahun.

“Dulu, sebelum 2009, ketika masih lebih banyak berkecimpung di dunia usaha, perkembangan kebunnya terlihat dari tahun ke tahun. Setelah masuk politik, perhatian dan waktunya banyak tersita untuk mengurus partai serta menjalankan aktivitas kemasyarakatan, tak ada penambahan apa sejak ia memutuskan ke politik, tapi meski begitu beliau tawadhu dan tak mengeluh, ” ujar seorang rekan sejawat yang meminta namanya tidak disebutkan.

Rekan lainnya menilai, keterlibatan dalam politik membawa konsekuensi tersendiri. Waktu, tenaga, dan perhatian yang sebelumnya dapat difokuskan pada pengembangan usaha harus dibagi dengan tanggung jawab organisasi, konsolidasi kader, serta berbagai agenda kemasyarakatan.

“Politik itu membutuhkan pengorbanan. Ketika seseorang memilih terlibat secara serius, ada banyak hal yang harus dikorbankan, terutama waktu dan kesempatan untuk mengurus kepentingan pribadi,” ungkap rekan lainnya.

Meski demikian, penilaian mengenai perubahan prioritas SAH tersebut merupakan pandangan rekan-rekannya. Besarnya pengorbanan pribadi maupun perubahan skala usahanya perlu dilihat berdasarkan fakta dan perkembangan yang dapat diverifikasi.

Dalam perjalanan politiknya, SAH telah memimpin DPD Partai Gerindra Provinsi Jambi selama hampir dua dasawarsa. Loyalitasnya kepada Prabowo Subianto menjadi bagian dari identitas politik yang selama ini melekat pada dirinya. Konsistensi tersebut juga tercermin dalam upaya menjaga struktur organisasi, memperkuat soliditas kader, dan mempertahankan keberadaan Gerindra hingga tingkat kabupaten dan kota.

Bagi SAH, perjuangan politik tidak semestinya berhenti pada perebutan jabatan. Partai harus menjadi sarana untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat, membangun komunikasi dengan rakyat, serta mengawal kebijakan yang mendukung pembangunan daerah.

Perjalanan tersebut sekaligus menghadirkan tantangan bagi SAH untuk memastikan bahwa komitmen pengabdian dapat diterjemahkan menjadi kerja nyata yang terukur. Penguatan organisasi, kaderisasi, dan pelayanan kepada masyarakat menjadi bagian penting dalam menilai keberlanjutan perjuangan politiknya.

Pada akhirnya, kisah perjalanan SAH dari dunia usaha menuju pengabdian politik menjadi gambaran tentang perubahan prioritas dalam kehidupan seseorang. Namun, ukuran pengabdian tidak hanya terletak pada cerita tentang apa yang ditinggalkan, melainkan juga pada manfaat yang benar-benar dihasilkan bagi masyarakat.

Di tengah dinamika politik Jambi, loyalitas, konsistensi, dan kemampuan menempatkan kepentingan publik di atas kepentingan pribadi akan terus menjadi aspek penting dalam menilai perjalanan seorang pemimpin partai.(*)





Artikel Rekomendasi