Menguak Klaim 2 RSUD Plat Merah di Jambi yang Bisa Uji Swab Covid-19, Ternyata Baru Uji Coba



Minggu, 31 Mei 2020 - 20:31:35 WIB



JAMBERITA.COM- Alat pemeriksaan uji swab Test Cepat Molekuler (TCM) dari Program TBC dengan menggunakan Cathrige yang diberikan ke RSUD Raden Mattaher Provinsi Jambi dan RS Hanafie Bungo ternyata belum divalidasi.

Sementara informasi tersebut sudah diumumkan kepada masyarakat luas, seakan kedua rumah sakit plat merah itu diklaim sudah bisa melakukan uji swab sendiri alias dapat mempercepat hasil swab Corona Virus Disease (Covid-19) di Provinsi Jambi.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Provinsi Jambi dr Samsiran Halim mengatakan bahwa alat itu menggunakan Test Cepat Molekuler (TCM) yang sudah ada sebelumnya 12 alat di Provinsi Jambi.

"Selama ini di pakai untuk periksa penyakit TBC, nah ini hanya dirubah Cathrige nya bisa untuk Covid-19, di Provinsi Jambi 2 alat itu di RSUD Raden Mattaher dan di RS Hanafie Bungo dan ada 66 Cathrige masing-masing.

"Yang mulai Running itu kan RSUD Raden Mattaher baru periksa kesehatan, di Hanafie belum jalan," katanya, ketika dikonfirmasi jamberita.com, Sabtu petang (31/5/2020).

Menurut dr Samsiran, semua alat kesehatan yang baru, tentunya harus divalidasi terlebih dahulu, pertama harus melakukan pemeriksaan sample sebanyak 15 swab, 5 positif dan 10 negatif dan akan dikirim ke Litbangkemenkes RI.

"Nanti divalidasi dulu, betul nggak hasil periksa dia, gitu," terangnya.

Sejauh ini, alat tersebut belum berjalan, karena baru 2 sample yang baru dilakukan uji coba akurasinya dan belum divalidasi datanya oleh pusat."Harus 15 sample dulu, nanti dikirim ke Jakarta, betul nggak yang mereka bilang positif atau negatif itu, kalau sudah clear mungkin sudah bisa berjalan, kan gitu," jelasnya.

Waktu lalu, Selasa 26 Mei 2020 Kepala Biro Humas dan Protokoler sekaligus Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Jambi Johansyah menyampaikan, bahwa uji swab Covid-19 sudah bisa dilaksanakan di RSUD Raden Mattaher.

Dikatannya, hal ini sebagai upaya untuk mempercepat pemeriksaan Swab Covid-19.

“Pada hari ini tim laboratorium RSUD Raden Mattaher telah melakukan pemeriksaan swab dengan TCM (alat test cepat molekuler) dari Program TBC dengan menggunakan cathrige yang diberikan oleh Kementerian Kesehatan untuk melakukan pemeriksaan swab pasien terduga Covid-19 yang ada di RS Raden Mattaher,” ujarnya.

“Alhamdullilah hasil pemeriksaan sudah bisa mendeteksi virus Covid-19 dimana laboratorium RS Raden Mattaher ini sudah di-SK-kan oleh Kementerian Kesehatan utk memfungsikan alat TCM yang sudah ada agar bisa juga digunakan untuk pemeriksaan swab Covid-19 dengan chatrige yang sudah diberikan oleh Kemenkes,” sabungnya.

Johansyah mengatakan, alat TCM atau RT PCR dari Program TBC ini ada 15 unit, saat ini diajukan 9 alat untuk bisa dioperasikan untuk Covid-19, namun yang sudah di-SK-kan Kementerian Kesehatan baru 2 RS, yaitu RS Raden Mattaher dan RS Hanafie Bungo, dan sudah dikirimkan 120 cathrige, akan ditambah apabila cathrige telah habis digunakan.

Namun, terang Johansyah, untuk pengumuman positifnya, tetap harus menunggu verifikasi dari pusat dimana sistem pelaporan menggunakan pelaporan SITB (Sistem Informasi  Tuberculosis) secara online, dan akan diverifikasi oleh  Pos Kedaruratan Kesehatan Masyarakat atau Public Health Emergency Operating Center (PHEOC) Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

“Pemeriksaan hasil swab pasien akan bisa dilakukan di Provinsi Jambi, baik ODP, PDP dan rapid test positif, serta akan dibagi dalam 2 zona: untuk wilayah timur dilakukan di RS Raden Mattaher, wilayah barat di RS Hanafie Bungo,” ujarnya.(afm)



Artikel Rekomendasi