JAMBERITA.COM - Nahas betul apa yang dialami AR (35) seorang buruh bangunan, warga Jl Bahari Ujung, Kualatungkal, Tanjung Jabung Barat ini menghembuskan napas terakhir setelah tersengat arus listrik saat ia sedang bekerja.
AR pria yang kesehariannya bekerja sebagai tukang itu meninggal dunia diduga setelah kesetrum aliran listrik saat ia sedang bekerja di sebuah ruko walet 4 tingkat di RT 11, Simpang Betara, Dusun Pasar, Desa Pematang Lumut, Kecamatan Betara, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Senin (1/6/20) sekitar pukul 10.15 WIB. Saat itu korban sedang bekerja mengebor dan memasang kerangka baja. Namun nahasnya ia terpijak kabel bor listrik yang digunakan bekerja.
Kapolres Tanjab Barat AKBP Guntur Saputro, S.IK, MH melalui Kapolsek Betara AKP S. Harefa, SE, MM, membenarkan kejadian bahwa korban AR diduga meninggal tersengat listrik di TKP saat bekerja di ruko 4 lantai itu saat hujan gerimis.
"Ya, korban sudah kita visum sudah kita bawa ke Kualatungkal, ini karena kelalaian korban," terang AKP Harefa, Senin (1/6/20).
“Saat itu korban memakai alas kaki atau sandal, yang mana sendalnya itu mungkin mau lepas dibaut-baut oleh korban, baut itu tajam dan menusuk ke kabal listrik, baut hitam lalu baut itu nyertum ke korban,” tambah Kapolsek.
Kapolsek mengatakan pihaknya telah melakukan olah TKP dan pemeriksaan saksi-saksi salah satunya teman korban bekerja.
Kejadian ini sempat membuatgeger warga Pematang Lumut yang berdekatan dengan lokasi kejadian. (Henky)
Danrem 042/Gapu di Kodim 0419/Tanjab : Jangan Buat Pelanggaran, Apalagi Judol!
Bupati Anwar Sadat Dukung Sosialisasi Piala Dunia 2026 dan Pemasangan Antena TVRI Jambi
Sambut New Normal, Al Haris: Protokol Kesehatan Harus Didisiplinkan Lagi
DPRD Tanjabbar Minta Transparansi Anggaran Rp101 M Covid-19, Suhatmeri: Kita Mau Penjelasan Bupati
Komisi III DPRD Tanjabbar Sesalkan Jika Ada Pekerjaan Asal Jadi


Pemerintah dan DPR Setujui RUU PPRT Disahkan Jadi Undang-Undang



