JAMBERITA.COM - Ketua DPRD Provinsi Jambi Edi Purwanto melakukan reses untuk menyerap aspirasi masyarakat khususnya di daerah pemilihannya Kota Jambi.
Yang menarik kali ini, Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Jambi ini mengundang kepala sekolah SMA dan SMK Negeri se-Kota Jambi dan SMA Titian Teras bersama wakepseknya dalam kegiatan resesnya Selasa siang (4/8/2020).
Dalam kesempatan ini, salah satu kepala sekolah memberikan apresiasi atas acara ini. Apalagi selama menjalani karir di dunia pendidikan, baru ini pertama kali diundang duduk bersama dengan Ketua DPRD langsung.
Ditemui usai melakukan reses, Ketua DPRD Provinsi Jambi, Edi Purwanto mengatakan sengaja mengundang kepala sekolah untuk mendapatkan informasi langsung terkait persoalan pendidikan di Kota Jambi.
Terutama terkait isu di masyarakat seperti soal PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru), penambahan ruang kelas baru (RKB) dan guru, kesejahteraan guru, fasilitas sekolah, pemerataan kualitas pendidikan dan sebagainya.
Menurutnya, harus ada solusi yang diambil melalui kebijakan anggaran untuk mengatasi persoalan ini. Misalnya terkait kekurangan RKB yang selalu menjadi masalah di setiap PPDB. Dimana jumlah siswa bertambah namun tidak diimbangi dengan penambahan RKB.
Edi Purwanto mengatakan dalam reses ini pihaknya akan memberikan solusi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Pihaknya akan mengusulkan pembangunan 100 ruang kelas baru untuk anggaran APBD 2021. Dengan pembangunan ruang kelas ini akan mengatasi keterbatasan volume penerimaan siswa di sekolah-sekolah.
Selain itu pihaknya minta agar semua sekolah bisa meningkatkan kapasitas dan kualitas siswanya, sehingga tidak ada persepsi untuk ngotot sekolah di tempat tertentu. “ Misalnya ingin sekolah di SMAN 1, SMAN 3 dan SMAN 5 Kota Jambi, Jadi semuanya harus meningkatkan kapasitasnya,” ujarnya.
Dengan cara ini juga bisa menjadi solusi untuk menghilangkan dikotomi sekolah yang unggul dan favorit. Sehingga terjadi pemerataan pendidikan di Provinsi Jambi.
Selanjutnya pihaknya selaku wakil rakyat akan dorong sekolah kejuruan seperti SMK untuk meningkatkan keterampilan, sehingga menjadi alternatif untuk pengentasan kemiskinan di Provinsi Jambi. “Lalu soal Honor sekolah di SMA, agar dibiayai oleh APBD bukan dari dana BOS, karena jika menggunakan dana BOS mekanismenya akan rumit dan itu tidak cukup,” Kata Edi.
"Dari masukan tadi, kami DPRD sudah mendapatkan informasi yang cukup dan tentu ini menjadi bahan untuk penetuan kebijakan kedepan, " pungkasnya(sm)
Pasca Serangan Siber, Sekda Sudirman Resmi Ditetapkan Jadi Komisaris Bank 9 Jambi
Kejati Jambi Periksa 5 Saksi, Termasuk Eks Kabid Bappeda Soal Jalan Pelabuhan Ujung Jabung
Menambal Asa di Jalur Penyangga : Komitmen PUTR Jambi Benahi Infrastruktur Jalan Padang Lamo
Reses: IW Ungkap Keluhan Sumur Bor PUPR Provinsi Jambi tak Dapat Dinikmati Warga
19 Kasus Baru Corona di Jambi, Separuh kasus di Kota Jambi, Salah Satunya Pegawai RS Raden Mattaher
Update 4 Agustus 2020, Total 188 Kasus, Positif Corona Melonjak 19 Orang


Pasca Serangan Siber, Sekda Sudirman Resmi Ditetapkan Jadi Komisaris Bank 9 Jambi



