JAMBERITA.COM- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi akan segera melakukan sidak bagi cafe ataupun restoran yang masih menggunakan tabung gas 3 kilogram bersubsidi, Jum'at (28/8/2020).
Hal ini disampaikan langsung oleh plt Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Jambi Ani. Dirinya mengatakan bahwa untuk mengatasi kelangkaan tabung gas bersubsidi pihaknya bersama Pemprov Jambi dan tim akan segera membentuk tim Satgas pengendalian tabung gas bersubsidi.
"Untuk mengatasi kelangkaan tersebut kita bersama pemerintah Provinsi Jambi sudah membentuk Satgas pengendalian gas ya nanti diketuai oleh pak Sekda, pak asisten 2 staf ahli ekonomi dan keuangan, perindag, SDM, pertamina, hisawana migas dan juga pihak Polda," jelasnya.
Ani menjelaskan bahwa kelangkan gas 3 kilo ini salah satu penyebabnya adalah salah sasaran. Karna seperti di jelaskan Ani, bahwa gas 3 kilo yang seharusnya untuk masyarakat yang kurang mampu tapi masih ada yang menyalah gunakannya.
Ini menegaskan bahwa setelah ini tim satgas akan melakukan sidak ke sejumpah cafe restoran yang masih menggunakan gas bersubsidi dan meminta untuk diganti dengan gas normal.
"Kita harus menanamkan kepada masyarakat untuk tidak membeli tabung gas tiga kilo, jadi mereka akan malu itu bukan hak mereka," kata Ani.
"Untuk Cafe dan restoran yang menggunakan tabung subsidi akan kita minta ganti," tambahnya.
Selanjutnya Ani menambahkan bahwa jika ada cafe dan restoran yang pada saat sidak masih menggunakan gas subisdi maka akan dikenakan sanksi. "Di sanksi yang pertama teguran nanti sampai pada penutupan," ujarnya. (sap)
Sambut Demo 'Zona Merah' Jilid IV : Pemkot dan DPRD Kota Jambi Sepakat Surati Presiden
HUT Kota Jambi Diwarnai Aksi Unjuk Rasa Ratusan Warga Terdampak Zona Merah Pertamina
Pewarta Foto ANTARA Biro Jambi Wahdi Septiawan Raih Penghargaan di APFI 2026
Update 28 Agustus 2020, Bertambah Lagi 6 Orang, Kasus Covid-19 Tembus 302 Orang
Diskepora Provinsi Jambi Gelar Turnamen Tenis, Perebutan Piala Gubernur Cup
UNJA - BKKBN Jambi Kembali Teken MoU : Kerjasama Tanpa Implementasi Tidak Ada NIlainya!



