JAMBERITA.COM- Kegiatan Restorasi pada areal konservasi Perusahaan TPJ, SHP, RHM dan BPP ini di inisiasi oleh Gerakan Cinta Desa, dan kegiatan ini mendapatkan dukungan penuh dari pihak donatur Inisiatif Dagang Hijau (IDH) dan APP Sinarmas Forestry untuk Wilayah Sumatera Selatan Kabupaten MUBA, Kecamatan Bayung Lencir Desa Muara Merang Dusun Pancuran (1-3/10/20).
Kegiatan restorasi tanaman alam ini bekerjasama dengan masyarakat Desa Muara Merang Dusun Pancuran. Kegiatan ini juga diawali dengan berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan.
Melalui FGD, persiapan pembentukan organisasi, assesmant kegiatan sosial ekonomi, pelatihan, dan lainnya.
Kegiatan Pelatihan Restorasi bersama masyarakat ini bertujuan untuk memperbaiki areal konsesi konservasi yang berada pada zona TPJ yang terdegradasi dan harus di restorasi akibat deforestasi.
Sehingga ini baik sekali untuk keseimbangan ekosistem gambut dan keanekaragaman hayati.
Kegiatan pelatihan ini untuk meningkatkan kapasitas dan pemahaman bagi masyarakat peduli restorasi (MPR) Dusun Pancuran.
Karena model restorasi areal gambut ini berbeda dengan yang telah ada, bibit yang ditanam di gambut juga harus melalui Riset oleh Pihak Neri, dan bibitnya juga cabutan dari anakan yang tumbuh liar dan alami dari alam.
"Kita adakan pelatihan Restorasi ini konsepnya berbeda dengan yang telah ada, G-cinde juga bekerjasama dengan tim riset Lembaga Neri, sehingga bibit tembesu angin/ pulai pipit harus masuk spesifikasi bibit yang akan ditanam di areal restorasi konsesi konservasi TPJ yang mayoritas gambut", terang Dedi Koordinator Program., (5/10/20).
Dedi menjelaskan, bahwa pihaknya sudah banyak melaksanakan kegiatan di masyarakat pancuran, diantaranya kegiatan pelatihan HSE Nursery, pelatihan pembibitan, penggalian potensi SDA Desa, dan Pelatihan Restorasi bersama masyarakat, kedepannkita akan lakukan juga pelatihan Pupuk Kompos dan Hydroponic", "jelasnya.
Hal senada juga disampaikan oleh Asisstan lapangan Mawan. Ia mengatakan bahwa gerakan cinta desa juga sudah melakukan pembangunan Demplot Rumah Bibit, dan Pondok Kerja Gecinde di dusun pancuran.
Bung mawan juga menambahkan, bahwa kegiatan Masyarakat Peduli Restorasi ini nanti akan diintegrasikan dengan konsep Desa Hijrah/ Hijau Sejahtera, sehingga MPR yang sudah terbentuk mampu mandiri dengan menjual pupuk organik dan bibit untuk pemenuhan kegiatan restorasi.
"Di awal bibit untuk restorasi dibutuhkan sebanyak 1.500 pohon, kedepan akan butuh 10.800 bibit pohon, dengan varian bibit," tutupnya.(*/sm)
Rekor Baru 46 Orang Positif Covid-19 Hari Ini, 42 Orang dari Kota Jambi
Jelang Senja, Mahasiswa Masih Bertahan dan Lakukan Penurunan Bendera Merah Putih di Kantor Gubernur
Hingga Sore Ini, Gelombang Aksi Mahasiswa Kembali Datangi Gedung DPRD Provinsi Jambi
Ketua DPRD Provinsi Jambi Tandatangani Tuntutan Aksi GMNI Jambi Tolak Omnibus Law Cipta Kerja
Mahasiswa Tolak Omnibuslaw, Ketua DPRD Provinsi Jambi: Akan Kita Teruskan Ke DPR RI
Tiga Pejabat Eselon III Resmi Dilantik, Kejati Jambi Perkuat Struktur Organisasi
