JAMBERITA.COM - Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Jambi Edi Purwanto membantah tuduhan dirinya melakukan operasi kotor di Pilgub Jambi.
Ini disampaikan menjawab menyebarnya fitnah di media sosial.
Edi mengatakan tidak ada menerima uang dari kandidat untuk melakukan operasi kotor.
Apalagi sampai bermain dengan penyelenggara untuk mengubah suara pada Pilgub Jambi 2020.
Menurutnya, hal itu tidak akan mungkin dilakukan.
"Saya pastikan sekali lagi, saya tidak pernah bertemu dengan penyelenggara yang disebutkan. Selain itu, tidak ada yang namanya operasi kotor seperti yang dituduhkan," katanya, Kamis (17/12/2020).
Ketua DPRD Provinsi Jambi ini menyebutkan, pihaknya dari awal hanya menyebutkan bahwa akan merebut kekuasaan dengan cara konstitusional.
Bukan berarti itu semua langsung diartikan ke Mahkamah Konstitusi (MK). Karena menurutnya, saat ini proses masih berjalan. Dimana, pihaknya tetap menunggu pengesahan dari KPU Provinsi Jambi.
"Ditambah lagi pleno tingkat provinsi belum dilaksanakan. Kita akan lihat bagaimana hasilnya. Setelah itu, baru akan diputuskan, itupun bukan saya yang menentukan, pasti bersama dengan kandidat serta tim," tandasnya.(*)
Hari Ketiga Pelatihan Paralegal, Kanwil Kemenkum Jambi Beri Tips Penyusunan Dokumen Hukum
Sinergi Akademik dan Praktik: UNJA dan PN Sengeti Resmi Jalin Kerja Sama Strategis
Perkuat Sinergi, Kanwil Kemenkum Jambi Gandeng FH UNJA Dalami Implementasi KUHP Nasional
Saksi CE-Ratu Tolak Tandatangani Berita Acara Hasil Pleno Rekapitulasi Suara Kota Jambi
Menang di Semua Kecamatan, Haris-Sani Raup 126 Ribu Lebih Suara di Kota Jambi


Danrem 042/Gapu di Kodim 0419/Tanjab : Jangan Buat Pelanggaran, Apalagi Judol!


