Jakarta- Kementerian Kesehatan mulai mendistribusikan vaksin vaksin Covid-19 buatan Sinovac Biotech, besok, Ahad, 3 Januari 2021. Sebelumnya, vaksin Sinovac asal Cina ini telah tiba di Indonesia pada 6 Desember dan 30 Desember 2020.
"Rencana untuk distribusi mulai tanggal 3 Januari 2021 ke 34 Provinsi," ujar Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan Oscar Primadi, saat dikonfirmasi Sabtu, 2 Januari 2021.
Juru bicara Program Vaksinasi Covid-19, Siti Nadia Tarmidzi, mengatakan sejauh ini pemerintah terus mempersiapkan agar program vaksinasi berjalan lancar.
Salah satunya adalah validasi data sasaran. Daerah-daerah penerima telah diminta untuk mengecek ulang data tenaga kesehatan mereka yang akan menerima vaksinasi. Tenaga kesehatan, adalah prioritas pertama program vaksinasi awal ini.
"Jadi memastikan data tenaga kesehatan itu benar-benar masuk dan diterima kita. Kemudian memastikan bahwa cold chain-nya sudah benar-benar berfungsi," kata Nadia saat dihubungi Tempo.
Selain itu Nadia juga mengatakan bahwa Kemenkes telah melakukan pelatihan vaksinator ke seluruh daerah. Program sosialisasi ke tenaga kesehatan di sekitarnya juga telah berjalan. "Kita mengharapkan di 7 Januari, semua sudah menerima semua di 34 Provinsi," kata Nadia.
Setelah vaksin Covid-19 terdistribusi, Nadia mengatakan langkah selanjutnya adalah menunggu emergency use of authorization (EUA) dikeluarkan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Sebelumnya, diketahui BPOM masih menunggu hasil Uji Klinis tahap 3 vaksin tersebut yang dilakukan di Bandung, Jawa Barat.(sumber.tempo.co)
Pemerintah Ancam Pidana 4 Tahun Penjara Bila Palsukan Hasil Tes Covid-19
Presiden Jokowi: Kita Masuki Tahun 2021 Dengan Langkah Lebih Tegap
Menkes: Vaksin COVID-19 Akan Segera Didistribusikan ke 34 Provinsi
Kemenkes Mulai Kirim SMS Blast Kepada Kelompok Prioritas Penerima Vaksin COVID-19
Guru Tak Lagi Masuk Kategori CPNS, PGRI: Mengapa Ada Diskriminasi?
Perkuat Capaian RB dan SAKIP, Kanwil Kemenkum Jambi Gelar Rapat Pengelolaan Kinerja B06

