Kerja Herd Immunity Indonesia, SAH Minta Vaksin Nusantara Diproduksi 10 Juta Dosis Per Bulan



Kamis, 18 Februari 2021 - 08:13:27 WIB



JAMBERITA.COM- Anggota Komisi IX DPR RI Dr. Ir. H. A. R. Sutan Adil Hendra, MM menyambut gembira keberhasilan hasil uji klinis fase 2 Vaksin Nusantara dilakukan secara terbuka.

Bahkan Anggota Fraksi Partai Gerindra DPR itu mengatakan, vaksin Covid-19 yang diproduksi dalam negeri tersebut merupakan sebuah revolusi vaksin, dimana Vaksin Nusantara dibuat berdasarkan individual.

"Kita sangat berbahagia karena ini sebuah prestasi yang membanggakan, dimana kita mampu memproduksi vaksin Covid-19 sendiri, ini sebuah revolusi sejarah kemandirian Indonesia untuk mewujudkan Herd Immunity," ungkapnya di sela - sela kegiatan Gowes bersama Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra H. Ahmad Muzani di Jambi (16/2/21) kemarin. 

Dalam hal ini, SAH yang dikenal sebagai Bapak Beasiswa Jambi tersebut berharap, Vaksin Nusantara nantinya bisa diproduksi secara massal bila dinyatakan lolos uji klinis di semua tahap, hingga mendapatkan izin dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan Majelis Ulama Indonesia (MUI).

"Kita berharap setelah lolos uji klinis dan memperoleh izin dari BPOM dan MUI, 

Vaksin Nusantara dapat diproduksi secara massal, sehingga bisa mempercepat Vaksinasi di Indonesia," harapnya. 

Menurutnya untuk melakukan percepatan vaksinasi Indonesia butuh setidaknya hingga 10 juta dosis setiap bulannya dan Vaksin Nusantara bisa diproduksi sebanyak itu setiap bulannya.

Keberhasilan ini menurut SAH merupakan kebanggaan bagi Bangsa Indonesia  mampu dan mandiri dalam memproduksi vaksin Covid-19.

"Alhamdulilah kita sangat senang dan bangga, akhirnya kita punya kemampuan untuk memproduksi sendiri dan kita harus punya kemampuan mandiri untuk membuat vaksin yang platformnya individual," imbuhnya. 

Oleh karena itu SAH berharap dengan adanya vaksin Nusantara bisa membantu pemerintah membebaskan wabah Covid-19 yang sudah hampir setahun di Indonesia. Mari kita bersama-sama berdoa ini  segera bisa diproduksi.(*/sm)





Artikel Rekomendasi