Cek Eks RS Pertamina Bajubang, Ini Kata Al Haris Soal kelayakan Jadi Tempat Isolasi Terpusat



Sabtu, 10 Juli 2021 - 14:04:22 WIB



JAMBERITA.COM - Gubernur Jambi Al Haris sepertinya fokus melakukan upaya penanganan Covid-19 guna memutus mata rantai dan angka kasus yang hampir setiap hari  bertambah.

Setelah melakukan peninjauan ke Gedung VVIP RSUD Raden Mattaher, Gubernur Jambi Al Haris bersama rombongan langsung bertolak ke Kabupaten Batanghari.

Untuk diketahui, hari ini Sabtu (9/7/2021) merupakan hari ketiga Al Haris dilantik sebagai Gubernur Jambi Definitif periode 2021-2024 dan langsung melakukan peninjauan ke bangunan eks rumah sakit pertamina di RT 18 Kelurahan Bajubang.

Dimana ini direncanakan akan dijadikan tempat isolasi terpusat Covid-19 oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov). Dalam peninjauan Al Haris melihat kondisi dari ruang ke ruangan dan berharap bangunan tersebut dapat direhabilitasi dan dibangun kembali sebagai tempat penanganan Covid-19 yang tidak hanya harus ditangani di Kota Jambi.

“Bangunan yang kita lihat ini walau dari jaman Belanda masih cukup baik, kita akan merehab dan akan menambah bangunan yang disesuaikan dengan kebutuhan dan juga anggaran yang ada. Nanti kita juga akan berbicara dengan Pertamina dan BUMN untuk dana CSR dalam perbaikan dan pembangunan RS ini,” jelasnya.

Terlihat dalam peninjauan bangunan dan rumah sakit ini sudah lama tidak difungsikan. Terakhir difungsikan pada 2009 silam, saat ini hanya ada pos kesehatan di depan kantor security sedangkan bangunan lain kondisi atap ada yang sudah jebol, plafon yang rusak.

Untuk diketahui rumah sakit ini memiliki 4 sal dan diperkirakan bisa menampung sebanyak 120 orang pasien positif Covid-19.

Terlihat hadir dalam peninjauan ini yaitu, Kapolda Jambi Irjen. Pol. A. Rachmad Wibowo, Danrem 042/GAPU Brigjen TNI M Zulkifli, Ketua DPRD Provinsi Jambi Edi Purwanto didampingi Wakil Ketua DPRD Pinto Jayanegara.

Peninjauan ini juga dihadiri oleh Bupati Batanghari M Fadhil Arief, Ketua DPRD Batanghari Anita Yasmin, dan Forkompimda Kabupaten Batanghari juga dari pihak SKK Migas.(afm)





Artikel Rekomendasi