JAMBERITA.COM- Anggota Komisi IX DPR yang juga Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Jambi Dr. Ir. H. A.R. Sutan Adil Hendra, MM (SAH) mengingatkan pentingnya jiwa yang lapang dibarengi ikhtiar maksimal dalam menghadapi COVID-19.
Menurutnya, sudah satu tahun lebih wabah Virus Corona menghantui masyarakat Indonesia, termasuk di Provinsi Jambi. Akibatnya tak hanya memberi dampak sosial-ekonomi, tetapi virus ini sudah banyak menelan korban.
"Selama Pandemi ini kita semua terdampak COVID-19, baik secara sosial, ekonomi dan korban jiwa. Mulai dari saudara jauh, tetangga, sahabat, hingga orang terdekat yaitu keluarga. Sebab virus ini tak mengenal siapa, muda atau tua, tetapi bisa menyerang siapa saja," ungkap Bapak Beasiswa Jambi tersebut (22/7) kemarin.
Hal itu disampaikan Anggota Fraksi Partai Gerindra DPR saat mengisi tausyiah pengajian Kamis, Jumat malam secara luring dan virtual di kediamannya yang asri di Kawasan Telanaipura, Jambi.
“Saya sebagai Anggota DPR juga masyarakat biasa, yang juga merasakan, begitu banyak warga yang curhat mulai dari mereka kehilangan pekerjaan, sudah tidak punya uang untuk makan dan lain-lain,” ungkapnya.
Sebagai sesama muslim, SAH mengingatkan agar tidak terlalu larut dalam kesedihan. Musibah COVID-19 harus dihadapi dengan jiwa yang lapang, dan tentunya dibarengi dengan ikhtiar yang maksimal.
Sebabnya, kata SAH, bisa jadi musibah ini sebagai bentuk teguran dari Sang Pencipta, yaitu Allah SWT. “Mungkin karena kita sudah jauh dari Allah SWT. Akhirnya Allah SWT memberi ujian lewat COVID-19 supaya kita lebih dekat dengan-NYA,” kata dia.
Maka, suami dari Dr. Ir. Hj. Efi Herawati, MM ini mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk sama-sama disiplin protokol kesehatan dan menjalankan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat ini dengan sungguh-sungguh.
“Kalau disiplin prokes seperti diam di rumah masing-masing, Insya Allah sesungguhnya kita bisa. Tapi kalau tidak disiplin, tentu akan berat,” tegasnya.
“Kita juga harus disiplin dengan diri sendiri. Disiplin menggunakan masker, jaga jarak, olahraga minimal jalan kaki atau berjemur. Kalau bukan kita yang memelihara, siapa lagi," pungkasnya.(*/sm)
Kebakaran di Pematang Gajah Muaro Jambi Berhasil Dipadamkan, 4 HA Lahan Hangus!
Kualitas Udara Sangat Tidak Sehat : Wali Kota Jambi Perpanjang PJJ hingga 9 September
Kebakaran Lahan Kembali Terjang Pematang Gajah Muaro Jambi, Api Disebut Merembet ke Kebun Karet
Puluhan Calon Peserta UKW-PWI Provinsi Jambi Sudah Mendaftar
Tiga Pegawai Positif Covid-19, Dukcapil Kota Jambi Ditutup Sementara
Kualitas Udara Sangat Tidak Sehat : Wali Kota Jambi Perpanjang PJJ hingga 9 September



