Jalan Teluk Nilau-Senyerang Segera Dikerjakan, Haris : Meski Pandemi, Kita Tetap Bangun Daerah



Rabu, 11 Agustus 2021 - 10:52:52 WIB



JAMBERITA.COM - Gubernur Jambi Al Haris menghadiri rapat paripurna istimewa DPRD dalam rangka HUT ke- 59 Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar).

Dalam kesempatan itu, Haris menyampaikan bahwa pekerjaan ruas jalan Teluk Nilau-Senyerang segera ditindaklanjuti dinas terkait."Saya telah memanggil Dinas PUPR Provinsi Jambi, untuk segera melaksanakan pekerjaan jalan Teluk Nilau- Senyerang," katanya.

Haris mengatakan bahwa Tanjabbar ini adalah kabupaten yang lengkap pontensi nya. "Tanjabbar ini memiliki potensi yang lengkap, daerah lain hanya memiliki perkebunan saja, di Tanjabbar mulai dari perkebunan, perikanan sampai kelautan nya ada," ujarnya.

Dari itu, tinggal bagaimana mengelola potensi-potensi yang ada ini secara bersama-sama baik dari pihak eksekutif, legislatif dan seluruh masyarakat Tanjabbar agar terwujud nya Tanjung Jabung berkah 2024.

Terkait progres Jalan Tol, Haris mengatakan, Tanjabbar merupakan salah satu daerah di Jambi yang akan dilintasi. "Beberapa waktu lalu kami melakukan rapat dengan Menteri Perhubungan RI, bahwa pemerintah pusat menargetkan jalan tol ini tahun 2022 sudah dibangun dan akhir masa kepemimpinan Presiden RI Bapak Jokowi jalan tol ini sudah bisa digunakan," tuturnya.

Progres pembangunan jalan tol yang melalui Kab. Tanjabbar, ada 35 KM ruas jalan yang belum tuntas dikawasan WKS. "Kita masih menunggu dan sudah meminta surat dari Kementrian Kehutanan RI segera cepat selesai. Agar pada pelaksanaan kegiatan ini persiapan kita sudah siap," ujarnya 

Menyinggung terkait laporan Bupati Tanjabbar soal IPM yang berada di peringkat 11 di Provinsi Jambi, Gubernur menjelaskan bahwa IPM tidak bisa naik, tanpa infrastruktur yang baik, untuk itu kata Haris dirinya sudah meminta kepada Dewan Pendidikan Provinsi Jambi untuk bersama-sama mencari solusi dalam menyelesaikan masalah ini.

"Saya sudah mengumpulkan dewan pendidikan Provinsi Jambi. bahwa kita harus berpikir bagaimana mendongkrak IPM yang rendah di kabupaten-kabupaten Provinsi Jambi ini. Jangan beban ini hanya dipikul sendiri oleh para Bupati saja, tetapi kita harus bersama sama mencari solusi permasalahan IPM yang rendah ini menjadi baik kedepannya," terangnya.

Menurut Haris, dirinya merupakan mantan Bupati, tentu mengetahui bagaimana susahnya jika berjuang sendiri dalam membangun Kabupaten, untuk itu dirinya meminta kepada para walikota/bupati se Provinsi Jambi bergandengan tangan membangun dan memajukan Provinsi Jambi.

Lebih lanjut Haris membeberkan permasalahan pandemi Covid-19, kata Haris menjadi pemimpin pada pandemi Covid-19 ini tidaklah enak. Karena anggaran yang ada terbatas, dimana anggaran terganggu oleh Refocusing untuk penanggulangan Covid-19. 

"Kita tidak boleh terjebak dengan isu Covid-19. Walaupun dimasa pandemi ini, kita harus tetap membangun daerah. Program yang sudah dilakukan harus tetap dilaksanakan, walaupun kegiatan tersebut tidak bisa dilakukan secara maksimal, kita tidak boleh menyerah, kita harus optimis bisa melewati masa yang sulit ini," tegasnya.

Mengenai dengan program pembangunan kawasan ekonomi baru terintegrasi Pemprov Jambi di Tanjabbar, Tanjabtim dan Muaro Jambi, Haris menjelaskan, bahwa program kawasan ekomoni baru terintegrasi ini bermama SENTUSA (Sengeti, Tungkal, Sabak) ini akan menjadi penopang Kota Jambi, kedepannya dalam untuk kemajuan daerah. 

"Kedepannya kita ingin membangun Kampus Maritim, agar bisa mendukung anak anak Tanjabbar dan Tanjabtim yang punya ciri khas daerah kemaritiman. Ini nantinya bukan untuk anak anak Jambi saja tetapi akan terkait dengan anak anak daerah disekitar Provinsi Jambi di wilayah timur kita," sebutnya.

Soal kebudayaan Haris juga menyebutkan bahwa salah satu budaya warga Tungkal adalah kendaraan becak yang harus bisa di jaga kelestariannya yang akan menjadi salah satu destinasi wisata di tungkal ini.

"Dulu saya merantau ke Tungkal akhir tahun 1992, dan saya banyak melihat becak disini sebagai alat transportasi disini. Kedepan saya minta kepada Bapak Bupati, agar becak ini bisa jadikan sebagai wisata bagi daerah Tungkal ini. karena ini adalah kearifan lokal Provinsi Jambi yang ada di Kab. Tanjabbar," ujarnya.

Sebelumnya, Bupati Tanjabbar Anwar Sadat mengatakan bahwa HUT Ke-59 ini menjadi momentum untuk mewujudkan harapan dan aspirasi seluruh masyarakat Tanjabbar untuk bisa bersaing dan sejajar dengan daerah lainnya. 

"Kita terus berusaha mewujudkan harapan-harapan dan aspirasi masyarakat, agar kab. tanjung jabung barat bisa bersaing dan sejajar dengan kabupaten lainnya," harapnya.

Anwar Sadat juga menyampaikan akan melakukan lompatan-lompatan percepatan dalam pembangunan Kab Tanjabbar dengan 5 program kerja yang tertuang di RPJMD dibawah kepemimpinannya.

"Kami melakukan beberapa kebijakan pada masa pandemi Covid-19 ini, diantaranya melakukan pembelian beras lokal oleh ASN dan juga melakukan intervensi dengan Perbup gerakan pemakaian batik khas Tanjabbar, ini kita lakukan untuk meningkatkan usaha mikro dan pengrajin batik kita," pungkasnya.(afm)





Artikel Rekomendasi