JAMBERITA.COM- Berbagai sektor usaha dan bisnis mengalami pukulan cukup telak sejak pandemi covid-19 melanda.Tak terkecuali sektor bisnis perhotelan. Sepinya kunjungan wisatawan seiring sejalan pula dengan banyaknya kamar hotel yang minim tamu hotel.
Namun semua jadi berubah 180 derajat selama hampir dua bulan pada hotel penginapan di Kota Kuala Tungkal, Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jambi, yang justru penuh terisi tamu. Bahkan ada tamu yang terpaksa ditolak oleh pihak Hotel karena semua kamar sudah terisi penuh.
Salah satu Manager Hotel, Apriansyah Nawawi, mengungkapkan, awalnya ia tidak menyangka di masa pandemi ini Hotel Ar Riyadh di Jln Kihajar Dewantara, Tungkal Ilir, yang dikelolanya akan mampu meraup omzet hingga ratusan juta rupiah.
Sembari tersenyum Apriansyah menuturkan, event Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) ke-50 Tingkat Provinsi Jambi yang digelar dari awal bulan September hingga 8 Oktober 2021 itu mendatangkan berkah tersendiri bagi Hotel nya.
Hotel Ar Riyadh yang sebelumnya dalam sehari hanya disewa tak lebih dari 15 kamar dari 43 kamar yang tersedia. Mulai dari kamar VVIP yang disewakan Rp 350 ribu per hari, kamar VIP yang disewakan Rp 300 ribu per hari, Kamar Standar AC yang disewakan Rp 250 ribu per hari, dan kamar standar Non AC dengan sewa Rp 165 ribu per hari semua laris manis penuh terisi tamu.
"Alhamdulillah kami yang biasanya omzet kamar hanya kisaran jutaan rupiah per hari. Karena ada gelaran lomba MTQ bisa dapat omzet sampai ratusan juta rupiah selama dua bulan event MTQ. Mulai dari tahapan TC pada bulan September hingga pelaksanaan lomba MTQ digelar pada bulan Oktober. Semua kamar dan ruang pertemuan terisi penuh," tutur Apriansyah, Jumat (22/10/21).
"Kita apresiasi keberanian Pemerintah Daerah kita yang berani menggelar event besar MTQ dengan tetap patuh prokes dan hasilnya bukan hanya kita sukses sebagai tuan rumah, juara umum MTQ dan kami pun dapat merasakan keuntungannya," ujarnya dengan mata berbinar menandakan rasa syukur dan bahagia atas keuntungan ekonomi yang didapat.
Kendati demikian, ia mengatakan pihak hotel memberlakukan aturan ketat bagi semua tamu yang menginap di Hotel Ar Riyadh. Mereka wajib memenuhi standar protokol kesehatan (Prokes), mulai dari cuci tangan, pakai masker dan jaga jarak.
"Tamu hotel harus menunjukkan bukti surat swab dan sertifikat vaksin. Peserta dan karyawan hotel di swab semua," katanya.
"Hasilnya alhamdulillah tidak ada kasus tamu hotel yang positif Covid-19 selama menginap di hotel. Kamar pun dibatasi paling bnyak 3 orang di dalamnya dengan disiplin prokes," pungkasnya. (Hengki)
Wagub Harap Penempatan Lulusan PKN STAN Kemenkeu Dapat Menambah Kepercayaan Masyarakat Jambi
Banyak bawa Program, Masyarakat Juluki SAH Pejuang Aspirasi Kerinci
Tim Gabungan Polda Jambi Sisir Tempat Diduga Penampungan Minyak Ilegal Dalam Kota
Bekas Karhutla, Lahan 35 Ribu Hektar di Kumpeh Ulu Akan Dijadikan Tempat Latihan TNI AD
HMI Cabang Jambi Kecam Aksi Represif Aparat Kepolisian Pada Aksi Demo di NTB


Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi Terus Pantau Perkembangan Perkara PT PAL



