Implementasi Nilai - Nilai Sumpah Pemuda di Era Pandemi Covid - 19



Sabtu, 30 Oktober 2021 - 07:12:47 WIB



Oleh : Osmeriam Mahulae*

 

 

 

Sumpah pemuda merupakan suatu gagasan penyelenggaraan Kongres Pemuda Kedua berasal dari Perhimpunan Pelajar Pelajar Indonesia (PPPI), sebuah organisasi pemuda yang beranggota pelajar dari seluruh indonesia.

Atas inisiatif PPPI, kongres dilaksanakan di tiga gedung yang berbeda dan dibagi dalam tiga kali rapat. Sehingga menghasilkan Sumpah Pemuda.

Bergerak berdasar pikiran adalah alat ampuh generasi muda yang membenarkan dalam dirinya akan adanya satu rasa satu kebangsaan. Sumpah pemuda oleh bangsa yang berpacu pada kebebasan ,sumpah pemuda oleh pemuda Indonesia yang yakin dan meyakini pengorbanan dan tumpah darah dalam zaman kepahlawanan dalam susah yang tidak di bayangkan akan usai . Sejak kemerdekaan pemuda punya andil yang signifikan dimana, sampai hari ini, semua peristiwa-peristiwa monumental ya pasti itu pemuda yang berperan penuh , termasuk dalam kondisi pandemi covid 19, pemuda harus menduduki peran terbesar.

Pemuda harus menjadi garda terkuat mempengaruhi kalangan masyarakat untuk mengetahui betapa pentingnya menjaga kesehatan dimana dan kapanpun. Gerakan yang mungkin bisa kita lakukan sebagai pemuda dalam zaman modern saat ini cukup mendorong keambisan dalam hal sosial media sebagai alat komunikasi penyebaran informasi penting , serta dalam kehidupan nyata dapat di lakukan seperti pembagian bantuan sebagai gerakan peduli sosial yang produktif.

Covid 19 zaman dimana strategi menjaga persatuan harus di eratkan , nilai keadilan yang harus di jalankan untuk pemenuhan hak-hak manusia , pemeran utama adalah kaum muda yang di tuntut sebagai pemuda yang malu tidak memiliki peran dalam kemerdekaan kesulitan mencapai sejahtera sebagai kemerdekaan yang sungguh.

Bergerak dari ini pemuda harus menilai dari perjuangan dan perjalanan pemuda Indonesia yang berdalih akhir sumpah pemuda, pemuda bangsa pengubah dunia, disinilah di tuntutnya nahkoda perahu bangsa pemuda yang terarah pada kemerdekaan yang benar-benar merdeka tercamtumnya makna kebebasan dan kesetaraan. Pemuda seharusnya dapat mendengar rintih tangis para pahlawan pemuda pendahulu , kesadaran akan perjuangan yang dapat di kobarkan bukan hanya sekedar pengilustrasian rasa hormat, rasa cinta dan abdi bakti sebagai pemuda, tetapi bergerak beralaskan sumpah pemuda yang dapat di pahami oleh masyarakat untuk bertindak lebih maju dan terarah. Sumpah pemuda 28 Oktober 1928 oleh pemuda yang menitipkan kobaran semangat kepada generasi muda bangsa Indonesia yang menerima keberadaan kemerdekaan. Dari kita lahir kita sampai saat sebagai pemuda kita mengetahui betul kita adalah bangsa dengan latar belakang yang berbeda-beda, disinilah momennya sebenarnya untuk kita menerapkan toleransi yang tinggi pemuda-pemudi bangsa sebagaimana perbedaan itu menjadi unik yang harus di kembangkan, semangat sumpah pemuda harus terus berkobar mengahadapi perbedaan di dunia yang cepat berubah seperti saat ini pandemi covid 19 yang menyebarluas membuat perbedaan antar masyarakat semakin terguncang, rasa peduli dan tolong menolong cenderung terlihat dari garis kesamaan kasta ,warna kulit dan orang-orang terdekat saja yang terlibat dalam hal menerima bantuan.

Pemuda-pemudi harus mampu mengikrarkan diri menjadi Indonesia yang satu tanah air, satu bangsa, dan satu bahasa sehingga perbedaan tidak menjadi hambatan untuk menunjukkan nilai sumpah pemuda dalam kehidupan zaman sekarang.

_Pertama ,Kami poetra dan poetri Indonesia, mengakoe bertoempah darah jang satoe, tanah Indonesia. (Kami putra dan putri Indonesia, mengaku bertumpah darah yang satu, tanah Indonesia)._

_Kedoea,Kami poetra dan poetri Indonesia mengakoe berbangsa jang satoe, bangsa Indonesia. (Kami putra dan putri Indonesia, mengaku berbangsa yang satu, Bangsa Indonesia)._

_Ketiga, Kami poetra dan poetra Indonesia, mendjoendjoeng bahasa persatoean, bangsa Indonesia.(Kami putra dan putri Indonesia, menjunjung bahasa persatuan, Bahasa Indonesia)._

Sumpah Pemuda dibacakan pada 28 Oktober 1928 hasil rumusan dari Kerapatan Pemoeda-Pemoedi atau Kongres Pemuda II Indonesia.Hingga kini setiap tahun pada 28 Oktober diperingati sebagai Hari Sumpah Pemuda. Sumpah pemuda tercetus oleh perkumpulan pemuda yang menciptakan suatu babak perjuangan dan berhasil memenangkannya .

Berangkat dari sini pemuda yang menjadi pemegang kendali ahli waris semangat cinta tanah air yang menjadi cita dan mimpi besar bangsa yang ingin terbebas dari ketertindasan yaitu bangsa Indonesia. Penting dan bahkan sangat penting untuk bangsa memiliki pemuda yang sadar akan keadaan dan situasi bangsa sehingga bijak dan berpikir dalam menciptakan kebijakan memberantas masalah dalam bangsa tersebut dengan memiliki dasar yang pasti dan terjamin. Rasa peduli yang mendasar pada kesatuan perasaan dan saling tolong menolong untuk rasa satu nasib.

Dalam situasi pandemi covid - 19 ini juga sangat dibutuhkan peran pemuda dalam hal pengembangan pola pikir untuk tetap meluruskan dasar-dasar nilai sumpah pemuda yang sejalan dengan nilai Pancasila sebagaimana hal itu dapat di selarasaskan untuk tetap berteguh pada ingatan akan perjuangan bangsa sekalipun itu dalam keadaan sukar dan keadaan yang mendorong berputus asa .

Berpikir dan bergeraknya pemuda-pemudi menjadi acuan dan pegangan untuk menjalankan mendapatkan kembali tanda kehidupan dengan peran masing-masing yang di bawa untuk menjadi suatu kebersamaan membentuk aktualisasi diri yang dapat melihat mirisnya keadaan dan berpikir untuk mengubah ke arah lebih maju dan sejahtera . Dari sisi mana pemuda-pemudi harus mengambil langkah untuk pencegahan hambatan menuju tujuan hidup tersebut , jika mengibaratkan dalam keadaan sekarang bisa di runding dan di sepakati bahwa pemuda-pemudi seharusnya berkolaborasi dan bersatu di tengah-tengah masyarakat dalam pencegahan covid 19, kaum pemuda-pemudi haruslah juga peduli dengan menjadi sukarelawan dan aktif menyosialisasikan penanggulangan wabah.

Penjagaan dan pemaparan di haruskan memakai masker dan menjaga protokol kesehatan, untuk apa ini pemuda-pemudi di tuntut dapat memberikan informasi jelas yang dapat di mengerti oleh kalangan masyarakat, agar tindakan ini berlangsung dengan baik dan tidak sia-sia pemuda-pemudi harus memiliki pengetahuan akan perintah yang di suarakan . Kegelisahan dan kekwatiran tentu sudah menjadi musuh dalam keadaan pandemi covid 19 ini, juga melibatkan proses pemikiran yang kurang jernih dalam mengahadapi anjuran-anjuran kesehatan yang di peroleh dari pihak-pihak luar, disinilah kaum pemuda-pemudi dapat mengambil peran penuh untuk memilah apa yang penting dan yang harus dihindari dalam menjaga keamanan kesehatan yang dapat memberi keuntungan dalam keadaan sulit seperti ini.

Pemuda-pemudi adalah harta besar suatu bangsa, dimana muda adalah suatu keuntungan untuk kita melakukan apa yang mungkin kita bisa lakukan, diatas itu pemuda-pemudi perlu mengingat SUMPAH PEMUDA yang di tujukan jelas untuk pemuda. Dalam menjalankan peran pemuda-pemudi dapat membentuk suatu wadah yang menjadikan kelemahan adalah kekuatan, mengingat bersatu bahwa kita akan teguh dan bercerai kita akan runtuh (Bersatu, Bangkit dan Tumbuh).

_Berpikir bergerak - Bergerak berpikir_

_Memanusiakan manusia, Memerdekakan kemerdekaan_

 

 

Penulis adalah: Lingkar Studi Mahasiswa Marhaenis | Mahasiswa | Mahasiswa Fakultas Peternakan Universitas Jambi*



Artikel Rekomendasi