SAH Ajak Komunitas Petani Dan Generasi Muda Pahami Empat Pilar Kebangsaan



Sabtu, 13 November 2021 - 08:23:58 WIB



JAMBERITA.COM- Bapak beasiswa Jambi yang juga anggota MPR RI Fraksi Partai Gerindra DPR RI Dr. Ir. H. A.R. Sutan Adil Hendra, MM berharap komunitas petani dan generasi milenial dapat memahami secara utuh empat pilar MPR RI. Sehingga generasi millenial dapat terus melestarikan dan menerapkan didalam kehidupannya sehari-hari.

“Empat Pilar MPR RI yang terdiri dari Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tinggal Ika harus diterapkan sehari-hari,” ungkap pejuang aspirasi Jambi (13/11) itu di Rumah Aspirasi SAH Telanaipura Jambi.

Kegiatan sosialisasi empat Pilar MPR RI untuk para generasi millenial dari kalangan pemuda di Kota Jambi.

Menurut SAH saat ini Indonesia berada pada fase bonus demografi, di mana mayoritas penduduk Indonesia adalah usia produktif. Penduduk Indonesia saat ini didominasi oleh kalangan muda, generasi millenial dan generasi Z.

Nasib Indonesia ke depan mau seperti apa, itu tergantung para generasi muda. Mereka semua menjadi ujung tombak dalam mewujudkan nilai-nilai dari Pancasila dalam menjalin toleransi dan menjadi perekat persatuan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Kehidupan seperti ini telah diwariskan oleh para pahlawan dan pejuang yang mendirikan bangsa ini,” tuturnya.

Dalam kesempatan itu juga SAH menyampaikan agar para pemuda harus ambil bagian untuk merawat bangsa ini. Indonesia merupakan warisan para pahlawan dan ulama yang ikhlas.

“Jadi jangan pernah ragu tampil terdepan mengisi kemerdekaan untuk melanjutkan perjuangan para ulama demi kemajuan, kemakmuran dan kuatnya bangsa Indonesia,” jelasnya.

Hal ini menurut SAH penting, karena tantangan berat yang kita hadapi di masa kini dan masa depan tidak hanya satu arah. Melainkan banyak arah termasuk media sosial. Karenanya generasi millenial yang menjadi penerus bangsa ini harus dikuatkan lagi karakter kebangsaannya.

“Kita jangan menjadi konsumen dan produsen berita-berita hoaks, ujaran kebencian dan perilaku-perilaku yang mengarah kepada intoleransi yang dapat mengancam persatuan masyarakat Indonesia,” pungkasnya.(*/sm)



Artikel Rekomendasi