JAMBERITA.COM - Ditengah gencarnya pemerintah pusat dalam mendorong dan percepatan infrastruktur terutama akses jalan. Namun di daerah seperti misalnya di Desa Pematang Gajah, Kecamatan Jambi Luar Kota (Jaluko) Kabupaten Muaro Jambi akses jalan nya memperihatinkan.
Jalan lintas itu merupakan akses masyarakat ketika dari arah Simpang Empat Citra Raya menuju ke Simpang Rimbo (Kota Jambi) atau jalan Kali Batas tersebut sering kali digenangi air. Jalan tersebut tampak rusak parah dan berlobang, ditambah lagi tidak adanya gorong-gorong/drainase di sisi kiri kanan badan jalan.
Kamis (16/6/2022) pagi, masyarakat yang melintas tampak ragu harus melewati genangan air tersebut, terutama menghindari agar tidak terjatuh, apalagi hendak mengantar anak nya untuk menuju ke sekolah yang sudah berpakaian rapi untuk mengikuti kegiatan belajar mengajar.
Selain itu, masih di jalan lintas tersebut, tempatnya di wilayah RT 13 Desa Pematang Gajah juga terdapat tumpukan Sampah. Bahkan sampai bertumpuk memenuhi sisi kiri kanan Jalan, terkadang parahnya sudah mengeluarkan bau tidak sedap, tetapi belum juga ada petugas untuk mengangkatnya.
Padahal di sepanjang jalan lintas itu meski terlihat masih banyaknya kebun sawit dan tidak adanya tanda-tanda kehidupan. Tetapi, dibalik sana sudah banyaknya warga yang tinggal disana. Setidaknya, berdasarkan penelusuran jamberita.com jika dari arah Simpang Rimbo menuju ke Pematang Gajah, tidak jauh dari Kantor Desa, disisi kiri kebun Kelapa Sawit sudah ada beberapa perumahan warga.
Selain belumnya memadai jalan disana, ditambah genangan air. Masyarakat juga terkadang harus menikmati gelap nya malam. Pasalnya, minim nya lampu penerangan jalan yang juga menjadi keluhan warga. Harapannya ini menjadi perhatian pemerintah, khususnya Pemkab Muaro Jambi.
"Iya, nanti kita carikan solusinya, (Persoalan Sampah), nanti saya cek ke Dinas Perkim," kata Pj Bupati Muaro Jambi Bachyuni Deliansyah ketika dikonfirmasi jamberita.com melalui pesan WA-nya, Kamis (16/6/2022).
Untuk diketahui, Bachyuni Deliansyah merupakan Pj Bupati yang baru saja dilantik pada 22 Mei 2022 lalu. Ia ditugaskan menjadi PJ Bupati, karena masa jabatan Bupati dan Wakil Bupati definitif sebelumnya sudah selesai.
"Nanti coba saya sampaikan ke Dinas PUPR Muaro Jambi," tambah anggota DPRD Provinsi Jambi Daerah Pemilihan (Dapil) Batanghari-Muaro Jambi Ririn Novianti juga merespon terkait persoalan ini.(afm)
Mahasiswa Kehutanan UNJA Edukasi Pelajar SMPN 24 Jambi Tentang Konservasi Orang Utan
Mahasiswa UNJA Bedah Potensi Ekowisata Kehutanan ke Siswa SMPN 11 Jambi
Terima Kritik yang Membangun, Pj Bupati Tebo Aspan : Saya Tidak Alergi Dengan Wartawan
Mashuri Lantik 169 Kades Terpilih Hasil Pikades Serentak 2022
Unit Usaha Lagan PTPN VI Jambi Konsep Water Management Antisipasi Ancaman Karhutla


Sekda Sudirman Buka Rakerda Pramuka 2026: Fokus Evaluasi Strategi, Kaderisasi Pemimpin Muda



