JAKARTA, ANTARA- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersinergi dalam upaya meningkatkan efektivitas pencegahan tindak pidana korupsi di sektor jasa keuangan.
“Tepat sekali bahwa OJK dan aparat penegak hukum, termasuk KPK berkolaborasi dan bersinergi untuk melakukan upaya-upaya yang secara serius membersihkan pasar modal Indonesia dari para pelaku kejahatan finansial yang dapat merugikan kepentingan industri pasar modal maupun perekonomian Indonesia,” kata Mirza.
Selain itu, demografi investor ritel domestik juga didominasi oleh para investor usia muda, yang memberikan sinyal positif dan optimisme tinggi bahwa ke depan pasar modal Indonesia akan terus tumbuh dan berkembang.
Selain itu, apabila industri jasa keuangan berlangsung secara sehat dan bebas korupsi, maka pertumbuhan ekonomi dapat meningkat karena pendapatan dan belanja masyarakat juga mengalami peningkatan.
Oleh : Muhammad Heriyanto
Editor : Adi Lazuardi
Pelantikan HKTI Jambi, Wamentan Sudaryono Ceritakan Kedekatan Sutan Adil Hendra dengan Presiden Prab
Komnas HAM Bakal Temui Gubernur Al Haris Bawa Daftar Dugaan Pelanggaran HAM di Jambi, Ini Jadwalnya
Perkuat Hak Kelompok Rentan, Kanwil Kemenkum Jambi Gelar Sinkronisasi Kebijakan Disabilitas & Lansia
Ikrar Perdamaian dan Mitigasi Bencana Pasca Tragedi Kanjuruhan


Gubernur Al Haris: HKTI dan Wanita Tani Mitra Strategis Wujudkan Kedaulatan Pangan Provinsi Jambi



