Harga Kelapa Sawit di Jambi Terus Turun



Selasa, 20 Juni 2023 - 17:41:27 WIB



JAMBERITA.COM- Harga Tandan Buah Segar (TBS) Kelapa Sawit di Provinsi Jambi terus mengalami penurunan harga.

Meskipun turun, harga tersebut tidak terlalu signifikan namun tetap saja mempengaruhi pendapatan bagi para petani.

Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Jambi, Agusrizal menyebutkan penurunan harga TBS ini dipengaruhi oleh turunnya harga minyak bumi.

"Memang pasar stagmenya turun, kemudian ini juga ada pengaruh dengan turunnya harga minyak bumi, ini juga berpengaruh bio solar, termasuk juga bahan baku," katanya. Selasa (20/6).

"Kemudian juga dari sisi Eropa juga menolak CPO dari Indonesia dan Malaysia," tambahnya.

Penolakan dari Eropa tersebut disebabkan oleh beberapa alasan, kata Agus saat ini pemerintah Indonesia sedang mengupayakan bagaimana caranya supaya CPO Indonesia bisa diterima di Eropa.

Agus menyebutkan pemerintah sangat sulit dalam memberikan solusi jika di pengaruh penurunan harga datang dari pasar dunia. "Kalau pasar, ya sulit kita inikan. Kita yang bisa cuma pada saat rapat kita menggali secara detail seperti apa, apa yang terjadi pasar kemudian apa langkah-langkah yang bisa kita lakukan termasuk kemitraan," jelasnya.

Disisi lain, Pemprov Jambi mendorong para petani untuk mencoba memisahkan kualitas buah kelapa sawit, mana yang benar-benar sudah matang mana yang belum.

Namun meskipun sedang mengalami penurunan harga, Agus menegaskan bahwa sampai saat ini penjualan TBS kelapa sawit tetap dilakukan.

"Penjualan tetap, semua pabrik buka dan semua pabrik menerima tidak seperti kemarin stop ekspor," tuturnya.

Disisi lain Agus menyebutkan ditingkat petani yang non mitra dengan pemerintah untuk harga TBS kelapa sawit yang paling rendah itu di harga Rp 1.500-1.600 perkilogram. "Perbedaan harga antara petani mitra dengan non mitra dengan pemerintah sekitar Rp 400-500," pungkasnya. (Tna)



Artikel Rekomendasi