JAMBERITA.COM- Sukses diperantauan tak pernah melupakan akar budaya warisan leluhur. Kata ini tepat menggambarkan kecintaan Dr. Ir. H. A.R. Sutan Adil Hendra, MM (SAH) terhadap seni budaya Mandailing Natal.
SAH yang merupakan Dewan Penasehat Raptama dengan fasih membicarakan sejarah tentang keberadaan suku Mandailing di Nusantara.
Menurutnya, dalam sejarah Nusantara, keberadaan suku Mandailing sudah diakui secara luas. Hal ini terbukti dalam buku Negara Kertagama karangan Mpu Prapanca seorang sejarahwan Majapahit tahun 1365 menyebutkan Mandailing sudah dikenal luas kiprah dan keberadaanya di Nusantara.
"Mandailing sudah dikenal dalam lintas perdagangan nusantara dari abad 13, pada masa itu orang mandailing sudah berinteraksi dengan orang di nusantara dan manca negara, maka secara tradisi kita ini menyebar sampai hari ini," ungkapnya di hadapan warga Jambi asal Mandailing yang hadir di rumah pengusaha sawit terkemuka tersebut.
Dalam kesempatan itu, SAH mengajak masyarakat Jambi asal Madina Tapsel untuk selalu membina kebersamaan dalan menyatukan potensi membangun Provinsi Jambi.(*/sm)
Kuliah Umum Fisioterapi Go International, UBR Jambi Dorong Mahasiswa Berdaya Saing Global
Layanan Kesehatan di Jambi, Antara Ketersediaan Fasilitas dan Efektivitas
Bukan Sekedar Logo, Sumpah Pemuda 2026 Mengajarkan Patriotisme, Kegigihan dan Empati
Edi Purwanto Minta Kementerian Transmigrasi Respon Persoalan Masyarakat Trans di Desa Gambut Jaya
Andalkan Performa CBR250RR, Pebalap Astra Honda Siap Melesat Kencang di Final ARRC Buriram
Tim Wasdalbin LLDIKTI Wilayah X Datangi UBR Jambi, Rektor : Memastikan, Agar Lebih Berkualitas
BPJS Kesehatan Sebut Dua Rumah Sakit di Jambi Kena Teguran hingga Pengembalian Kerugian Klaim


