JAMBERITA.COM- Setelah sebelumnya memastikan pelaksanaan musyawarah daerah (musda) akan digelar pada Juni, Golkar Jambi belum juga menunjukkan tanda-tanda pelaksanaan acara lima tahunan itu.
Hal ini menimbulkan tanda tanya besar alasan ketidakjelasan pelaksanaan musda partai berlambang beringin ini. Apa kendala yang dialami partai untuk menentukan pelaksanaan ini?
Pengamat Politik Pahrudin menilai bahwa untuk sekelas Golkar melaksanakan musda yang tidak jelas kapan itu termasuk hal yang aneh. Hal ini karena Golkar merupakan partai lama yang sudah pasti profesional dan berpengalaman.
"Beda cerita kalau ini partai baru dibentuk atau partai kecil. Bisa saja hal tersebut terjadi," kata Pahrudin, Rabu (18/6/2025).
Akademisi Universitas Nurdin Hamzah ini menilai hal ini bisa saja merupakan bagian dari strategi dari 2 bakal calon yang dari awal namanya sudah berkumandang sebelumnya. Bisa aja ada kepentingan yang bermain disana karena tidak bisa dinapikan bahwa Golkar adalah partai besar.
"Dengan menunda proses musda mungkin jadi bagian dari mematangkan strategi untuk mematangkan dan memenangkan kontestasi itu," jelas Pahrudin.
"Potensi untuk 'masuk angin' juga sangat besar terjadi dengan tertundanya proses musda ini. Tapi memang semua yang terjadi di tubuh Golkar saat ini adalah bagian dari strategi bakal calon," tukasnya.
Sekedar informasi, bakal calon ketua Golkar Provinsi Jambi ini dari awal muncul adalah Bupati Tebo Agus Rubiyanto dan Anggota DPR RI Cek Endra yang notabene adalah Ketua Golkar saat ini. Kedua kubu ini dari awal sudah saling klaim dukungan. (am)
Mahasiswa Kehutanan UNJA Edukasi Pelajar SMPN 24 Jambi Tentang Konservasi Orang Utan
Mahasiswa UNJA Bedah Potensi Ekowisata Kehutanan ke Siswa SMPN 11 Jambi
SK Pendirian Koperasi Merah Putih di Taman Rajo Selesai,Anggota Fraksi Gerindra Apresiasi Para Kades
Paparkan Antikorupsi Ke ASN Jambi, Inspektorat Kutip Kata Bijak Tidak Jujur, Sulit Diperbaiki
Kapolda Jambi Pimpin Rakor Lintas Sektor Bahas Program Ketahanan Pagan


Sekda Sudirman Buka Rakerda Pramuka 2026: Fokus Evaluasi Strategi, Kaderisasi Pemimpin Muda



