JAMBERITA.COM - Fraksi Gerindra DPRD Provinsi Jambi kecam ketidakseriusan Pemprov Jambi dalam merealisasikan PI 10% migas. Bahkan Fraksi ini pun menyatakan dalam prosesnya menilai lambat dan tidak seriusnya Pemprov Jambi untuk mendapatkan hak mutlak daerah penghasil.
"Masalah internal yang menghambat harus segera dipecahkan, dipertanggung jawabkan," paparnya dalam pemandangan umum, Fraksi terhadap Ranperda Jambi 2025-2029 dan pemandangan umum terhadap Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksaan APBD TA 2024.
Dalam menanggapi itu, Gubernur Jambi Al Haris dalam jawabannya terhadap pemandangan umum fraksi menyampaikan bahwa Pemrov Jambi untuk menyehatkan kembali PT JII dilakukan dengan seleksi Pemilihan dan penggantian Pengurus PT. Jambi Indoguna Internasional (JII)).
"Serta melakukan upaya percepatan terkait proses pengelolaan PI 10% yang ditawarkan KKKS, kami mengucapkan terimakasih atas masukan yang dikemas dalam kritik dan desakan. Hal-hal yang disampaikan sekaligus mengingatkan kita semua untuk terus melakukan perbaikan sepanjang waktu sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing," pungkasnya.(afm)
GEGER! RSUD Raden Mattaher Jambi Mendadak Cari 'Penyembuh Jiwa'? Ini Faktanya
Pangkas Birokrasi, RSUD Raden Mattaher Siapkan Layanan Uronefro Terpadu Pasien Gagal Ginjal
Berikut 5 Ranperda Inisiatif yang Diusulkan DPRD Provinsi Jambi
Abun Yani Kritisi Jalan Provinsi Diperbatasan Muaro Jambi - Tanjabtim : 3 Kilo, 1 Jam Perjalanan
Silahkan Daftar, Pemprov Jambi Lelang 6 Posisi Jabatan Eselon II
Rektor UIN-STS Jambi Bahas Tindaklanjut Pasca Kebakaran Gedung Kampus I Telanaipura
Geger Simpang Siur Lahan, Benarkah Anggaran Rp12 M Bengkak Jadi Rp15 M? Ini Fakta Mengejutkannya!

