PEPARPROV 2025 Dibuka, Wagub Jambi Tegaskan Prinsip 'Setara dan Berdaya' Bagi Atlet Disabilitas



Senin, 08 Desember 2025 - 17:30:40 WIB



JAMBERITA.COM - Pekan Paralimpik Provinsi (PEPARPROV) Jambi Tahun 2025 resmi dibuka oleh Wakil Gubernur (Wagub) Jambi, Dr. H. Abdullah Sani, M.Pd.I., pada Senin, 8 Desember 2025 di Audutoriun Rumdis Gubernur Jambi.

Pembukaan event multi-cabang olahraga disabilitas ini menjadi momentum penegasan komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi dalam mendukung penuh prestasi atlet berkebutuhan khusus dan menjamin pemenuhan hak-hak mereka di semua sektor.

Acara pembukaan yang meriah ini turut dihadiri oleh Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Kadispora) Provinsi Jambi, Novriadi, yang kehadirannya menunjukkan sinergi pemerintah daerah dalam memajukan olahraga, khususnya bagi kaum disabilitas dengan mengusung prinsip "Setara dan Berdaya".

Dalam sambutan intinya, Wagub Abdullah Sani menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh Pelatih, Pembina, dan Pengurus Organisasi Olahraga Disabilitas. Ia menekankan pentingnya memandang kaum disabilitas (difabel) dengan prinsip "Setara dan Berdaya".

"Kita harus memandang kaum disabilitas... dengan prinsip setara dan berdaya. Setara, artinya bahwa yang disabilitas setara dengan yang bukan disabilitas, tidak diskriminatif. Dan yang disabilitas mampu dan berdaya, tentunya dengan perlakuan (treatment) yang berbeda dari yang non disabilitas," tegasnya.

Menurut beliau, prinsip ini sangat krusial untuk mendorong pemberdayaan, mengenali, serta mengembangkan bakat dan potensi yang dimiliki oleh para atlet disabilitas. Wagub Jambi juga menyoroti langkah nyata Pemerintah Provinsi Jambi dalam melindungi dan memenuhi hak penyandang disabilitas.

Pemprov bersama DPRD Provinsi Jambi telah memiliki Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2022 tentang Perlindungan dan Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas.

Program Prioritas: Perlindungan disabilitas diintegrasikan dalam RPJMD 2025-2029 melalui Program Jaringan Majukan Jambi (Pro-Jambi) Responsif, yang memberikan bantuan bagi disabilitas, anak terlantar, lanjut usia, dan tuna sosial.

"Adanya Perda ini menjadi salah satu wujud atensi atau perhatian Pemerintah Provinsi Jambi kepada penyandang disabilitas," tambahnya.

PEPARPROV Jambi 2025 yang diikuti oleh 11 Kontingen Kabupaten/Kota ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga berperan penting sebagai filter atau seleksi untuk memunculkan atlet-atlet muda disabilitas.."Ajang ini sangat tepat sebagai filter atau seleksi untuk memunculkan atlet-atlet disabilitas Provinsi Jambi yang akan dipersiapkan untuk mengikuti PEPARNAS 2028 yang akan dilaksanakan di Provinsi NTB-NTT," jelas Wagub Sani.

Mengakhiri sambutannya, Wagub Sani mengucapkan terima kasih kepada panitia penyelenggara dan memberikan semangat kepada seluruh peserta. "Kepada adik-adik peserta, pelatih, dan wasit, saya ucapkan selamat bertanding dan selalu junjung tinggi sportivitas. Bismillahhirahmanirrahim, Pekan Paralimpik Provinsi Jambi XI (Ke-11) Tahun 2025, secara resmi saya nyatakan dibuka,” jelasnya.

Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan prestasi olahraga Provinsi Jambi yang pada akhirnya berdampak positif terhadap kemajuan daerah.(afm)





Artikel Rekomendasi