JAMBERITA.COM– Pemerintah Kecamatan Kotabaru menggelar Minilokakarya Lintas Sektor dan Forum Komunikasi Publik bersama UPTD Puskesmas Paal X dan UPTD Puskesmas Paal V di Aula Kantor Camat Kotabaru, Kamis (16/7/2026). Kegiatan ini menjadi wadah evaluasi pelaksanaan program kesehatan sekaligus menyusun rencana kerja bersama guna meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Kecamatan Kotabaru.
Camat Kotabaru, Hendry Asmy Saputra, S.STP, mengatakan kegiatan tersebut menjadi sarana koordinasi seluruh pemangku kepentingan dalam mengevaluasi program yang telah berjalan sekaligus merencanakan program kesehatan ke depan.
"Hari ini dilaksanakan forum yang mengevaluasi program yang sudah berjalan, kemudian merencanakan kegiatan-kegiatan ke depan terkait kesehatan masyarakat. Dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat bukan hanya bergantung pada OPD kesehatan, tetapi seluruh pihak harus terlibat dalam proses peningkatan kualitas kesehatan," ujarnya.
Menurut Hendry, keberhasilan pembangunan kesehatan membutuhkan kolaborasi seluruh unsur, mulai dari organisasi perangkat daerah, TNI-Polri, instansi pendidikan, tokoh masyarakat hingga organisasi kemasyarakatan di Kecamatan Kotabaru.
Ia menyebutkan sejumlah target yang menjadi fokus bersama, yakni meningkatkan cakupan Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG), mempercepat penurunan angka stunting, memperluas cakupan imunisasi, serta memperkuat pengendalian penyakit tuberkulosis (TB).
"Target kita ke depan adalah cakupan pemeriksaan kesehatan gratis di setiap kelurahan dan puskesmas semakin meningkat, angka stunting di Kecamatan Kotabaru terus menurun, cakupan imunisasi semakin luas, serta pengendalian TB menjadi perhatian serius karena saat ini merupakan isu nasional," katanya.
Sementara itu, Kepala UPTD Puskesmas Paal X, dr. Maria Inge Jammin, berharap Minilokakarya Lintas Sektor dan Forum Komunikasi Publik mampu meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mendukung program-program kesehatan.
"Harapan kita masyarakat semakin banyak memanfaatkan Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG). Kasus stunting di wilayah kerja Puskesmas Paal X sebenarnya sudah sangat sedikit, namun yang terpenting adalah mencegah munculnya kasus baru. Selain itu, cakupan imunisasi juga harus terus ditingkatkan karena masih ada penolakan dari sebagian masyarakat akibat informasi yang keliru," ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya deteksi dini penyakit tuberkulosis (TB) dan Demam Berdarah Dengue (DBD)
"Masih banyak masyarakat yang terindikasi TB, tetapi belum memeriksakan diri. Karena itu sosialisasi dan edukasi harus terus diperkuat agar masyarakat mau melakukan pemeriksaan sejak dini," pungkasnya.(*)
Monetisasi Gas Sengeti Dorong Ketahanan Energi dan Investasi Baru di Jambi
Urai Masalah Hukum, Kemenkum Jambi Gandeng Ditjen AHU Tuntaskan Sengketa Yayasan - Kasus Notaris
Susun Ranperda Tata Niaga Perkebunan, Sekretariat DPRD Tanjantim Konsultasi ke Kemenkum Jambi
Kanwil Kemenkum Jambi Ikuti Sosialisasi PP 30 Tahun 2026 Tentang Jenis dan Tarif PNPB
Kanwil Kemenkum Jambi Harmonisasi SSH Pemkab Batang Hari 2027
Wapres Sambangi RSUD Raden Mattaher : Gubernur Jambi Usul MRI dan Penambahan Dokter Spesialis
Tok! Gubernur Al Haris Resmi Lantik 5 Pejabat Eselon II Hasil Lelang Malam Ini
