JAMBERITA.COM - Menanggapi isu mengenai serangan peretas (hacker) yang melumpuhkan sistem perbankan, PT Bank Pembangunan Daerah Jambi (Bank Jambi) akhirnya mengeluarkan pernyataan resmi. Dalam dokumen siaran pers tertanggal 22 Februari 2026, pihak manajemen mengakui adanya gangguan layanan yang berdampak langsung pada nasabah.
Pihak Direksi Bank Jambi menyatakan bahwa saat ini tim teknis tengah melakukan pemulihan sistem secara menyeluruh, terutama pada kanal-kanal krusial seperti ATM dan Mobile Banking agar dapat segera beroperasi kembali sebagaimana mestinya.
"Bank Jambi berkomitmen memastikan hak dan kepentingan nasabah tetap terlindungi sesuai ketentuan yang berlaku," tulis keterangan resmi tersebut. Nasabah yang merasa dirugikan diminta untuk segera melapor ke kantor layanan terdekat mulai Senin, 23 Februari 2026.
Meskipun telah mengeluarkan pernyataan, Bank Jambi terkesan masih tertutup mengenai detail teknis penyebab gangguan. Beredar informasi internal yang menyebutkan bahwa sistem IT yang digunakan diduga belum pernah melakukan upgrade besar sejak tahun 2012, padahal idealnya pengembangan (develop) dan pemeliharaan (maintenance) sistem perbankan dilakukan setiap tahun.
Selain itu, pihak bank belum memberikan rincian pasti mengenai berapa jumlah nasabah yang terdampak atau total nilai saldo yang hilang akibat dugaan pembobolan ini. Hal ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pegawai di Jambi yang mengandalkan Bank Jambi untuk penyaluran gaji.
Kondisi ini memicu keresahan karena muncul kekhawatiran gaji bulanan mereka terancam tidak dapat dicairkan tepat waktu. Salah satu nasabah mengungkapkan kekhawatirannya, "Kalau sistem mati total seperti ini, kami was-was bagaimana dengan nasib gajian bulan ini," ujar salah satu pegawai.
Sebagai langkah antisipasi, Bank Jambi menghimbau nasabah untuk, Tetap tenang dan selalu menjaga kerahasiaan data pribadi (Username, Kata Sandi, PIN, dan Kode OTP). Mengganti kata sandi secara berkala dan tidak membagikannya kepada siapapun dan melaporkan keluhan melalui Call Center di nomor 1500-665 atau langsung ke Customer Service.
Hingga saat ini, publik masih menanti transparansi lebih lanjut dari Bank Jambi mengenai kepastian keamanan dana mereka serta kebenaran isu terkait lemahnya pembaruan sistem IT perusahaan.(afm)
Bukan Pajangan: Pucuk Merah di Tangan Dosen UNJA Jadi Serum Nano & Teh Herbal yang Siap Dobrak Pasar
Plt Jampidsus: Dua orang berinisial F dan DS ditetapkan tersangka
Eks Kepala Ombudsman Semprot Bank Jambi: 'Gaji dan Bonus Besar, Tapi Sistem Keamanan Jebol Terus!'
Setelah Gempar Uang Nasabah di Bank Jambi Dibobol, Kini Sistem Jaringan Mendadak Mati
Kasiter Korem 042/Gapu Tinjau Pembangunan Jembatan di Sarolangun



