Ketua DPRD : Direksi Bank Jambi Perlu Dievaluasi, Pernyataan Kontradiktif dengan Realita di Lapangan



Rabu, 08 April 2026 - 15:09:11 WIB



Foto : Ketua DPRD Prov Jambi.
Foto : Ketua DPRD Prov Jambi.

JAMBERITA.COM - Ketua DPRD Provinsi Jambi, Hafiz Fattah, melontarkan kritik tajam terhadap jajaran Direksi Bank Jambi. Hal ini menyusul adanya ketidaksesuaian antara pernyataan resmi manajemen dengan fakta pelayanan di lapangan pasca serangan siber yang sempat membobol dana nasabah senilai Rp143 miliar.

Meski pihak bank mengklaim dana nasabah telah dikembalikan, Hafiz menilai pemulihan sistem pelayanan masih jauh dari kata optimal. Politisi muda ini mengaku menyaksikan langsung antrean panjang nasabah yang kesulitan mengakses hak mereka.

Hafiz mengungkapkan kekecewaannya terkait komitmen yang pernah disampaikan Direksi Bank Jambi saat diundang ke gedung DPRD beberapa waktu lalu. Kala itu, manajemen menjanjikan perbaikan sistem ATM dan Mobile Banking akan rampung sebelum Idulfitri.

"Nyatanya sampai sekarang masih bermasalah. Katanya mobile banking selesai paling lambat beberapa hari setelah lebaran, tapi sampai hari ini tetap tidak bisa diakses," tegasnya usai rapat paripurna, Rabu (8/4/2026).

Kekecewaan Hafiz memuncak saat melihat kondisi riil di kantor-kantor cabang. Ia menyoroti lambatnya percepatan penanganan yang berdampak langsung pada masyarakat kecil. Nasabah terpaksa mengantre berjam-jam hanya untuk menarik uang tunai dan saking lamanya proses, terdapat pemandangan miris di mana nasabah harus membawa kursi dari rumah demi mengantre di ATM.

"Saya kasihan, kemarin itu kami lihat ada yang antre panjang sampai membawa kursi untuk mengambil uang di atm, harapan kita harus dilakukan percepatan permasalahannya apa sih," katanya. Karena ketidakpastian layanan, akses digital yang masih lumpuh memaksa seluruh transaksi dilakukan secara konvensional.

Hafiz pun membandingkan dengan perbankan lain dan menilai durasi gangguan yang dialami Bank Jambi sudah tidak wajar. Menurutnya, bank lain biasanya mampu memulihkan sistem dalam hitungan hari, bukan berminggu-minggu. "Kenapa Bank Jambi tidak bisa? Ya artinya memang jajaran direksi perlu dievaluasi," jelasnya.

Hafiz mendesak adanya transparansi mengenai kendala sebenarnya yang dihadapi Bank Jambi. Ia meminta pihak manajemen berhenti mengeluarkan pernyataan yang menenangkan di media namun berbanding terbalik dengan fakta yang dirasakan nasabah di lapangan.(afm)





Artikel Rekomendasi